Penjualan Motor di Indonesia Kian Lesu, Ini Sebabnya

Penyebab Angka Penjualan Motor di Indonesia Menurun – Pada April 2016 lalu, diketahui bahwa angka penjualan sepeda motor mengalami penurunan. Salah satu penyebab dari menurunnya penjualan motor yaitu diprediksi karena masyarakat cenderung untuk lebih fokus guna memenuhi kebutuhan primer mereka.

penyebab angka penjualan motor di indonesia menurun

Dilansir dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), tercatat bahwa angka penjualan sepeda motor domestik pada bulan April 2016 lalu hanya terjual 478.038 unit saja. Padahal, pada Maret 2016 penjualan mencapai angka 563.341 unit. Data tersebut menunjukan penurunan yang cukup signifikan.

Advertisement

Dengan mengetahui angka penurunhan yang begitu drastis tersebut, dikutip dari OtoDetik.com, disebutkan bahwa Sigit Kumal selaku Ketua Bidang Komerial AISI mengungkapkan analisanya yang menunjukan bahwa massyarakat di saat ini lebih memfokuskan pada kebutuhan primer. Pasalnya, harga kebutuhan pokok yang kian naik sehingga menjadi salah satu faktor yang membuat daya beli masyarakat untuk sepeda motor turun. “Orang mau beli secondary (kebutuhan) itu pasti kebutuhan pokoknya kalau sudah terpenuhi. Mau beli secondary, tapi kebutuhan pokok masih berat,” tambah Sigit.

“Harga bensin premium kan turun dari Rp 7.500 menjadi Rp 6.500, suku bunga juga turun. Tapi ada bedanya. Waktu tahun 2014, bensin harganya Rp 7.500 tapi daya beli masih ada. Cuma saat itu, harga beras 5 kilogram masih Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu. Sekarang walaupun bensin turun, beras 5 kilogram Rp 160 ribu sampai Rp 170 ribu. Itu analisis saya,” ujar Sigit. Baca juga April 2016 Penjualan Sepeda Motor Mengalami Penurunan dan Kondisi Penjualan Sepeda Motor Masih Belum Pulih.

Top