Jerit Hino & Gaikindo : Stop Impor Truk Bekas!!

Polemik Kebijakan Impor Truk Bekas – Pro dan kontra mengenai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 127 tahun 2015 tentang Ketentuan Impor Barang Modal dalam Keadaan Tidak Baru, membuka keran impor truk bekas masuk ke Indonesia yang sudah diberlakukan sejak Januari 2016 yang lalu masih terjadi sampai saat ini. Pasalnya, kebijakan ini dianggap sangat merugikan beberapa merek otomotif terutama untuk kendaraan truk.

Polemik Kebijakan Impor Truk Bekas

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) adalah salah satu merek otomotif yang merasa dirugikan atas kebijakan yang telah ditetapkan ini. Dengan adanya kebijakan tersebut, bagi HMSI selaku salah satu Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia merasa kehilangan pasaran karena banyak masyarakat yang lebih memilih membeli truk bekas dibandingkan dengan truk baru.

Hal ini disampaikan langsung oleh Santiko Wardoyo selaku Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, “Saya bingung dengan peraturan itu. Jadi untuk apa kita membangun pabrik di Indonesia, kalau ada impor truk bekas,” ujar Santiko.

Advertisement

Indonesia sendiri dalam urusan ketersediaan truk sebenarnya tidak kekurangan, malah stok yang dipunyai berlebihan. Mengingat sekarang ini sudah banyak merek yang berinvestasi untuk mendirikan pabrik perakitan. Santiko juga berharap jika pemerintah bisa memberhentikan kebijakan yang telah ditetapkan tersebut, apalagi kondisi penjualan yang terjadi sekarang ini sedang sepi.

Lanjut lagi, Santiko juga menjelaskan jika membeli truk bekas itu resikonya sangat tinggi. Sebab, truk bekas itu sudah terlebih dahulu digunakan oleh orang lain sehingga mudah rusak jika pengguna sebelumnya tidak hati-hati dalam menggunakannya. Belum lagi mengenai servis dan ketersediaan suku cabang maka masyarakat sendirilah nantinya yang akan merasakan kesulitan.

Selain Hino, protes serupa juga disampaikan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Dimana mereka juga mendesak agar peraturan ini dihentikan sesegera mungkin dengan alasan akan merugikan APM di Indonesia jika tetap diberlakukan. Kebijakan impor truk bekas ini juga bertentangan dengan pemerintah yang mana melalui Kementerian Perindustrian mendorong produsen mobil untuk berinvestasi mendirikan pabrik. Baca juga Bus Bahan Bakar CNG Hino Siap Jadi Kendaraan Operasional TransJakarta dan Hino Luncurkan Tiga Produk Terbaru di GIIAS 2015.

 

Top