Pasar Lesu, Tak Jadi Alasan Honda untuk Tunda Luncurkan Motor Baru

Meski Pasar Lesu, AHM Tak Akan Tunda Investasi di Tanah Air – Di pertengahan tahun 2016 ini, rupanya PT Astra Honda Motor (AHM) masih menyimpan beberapa stok amunisi untuk mengisi pasaran di semester ke-2 tahun ini. Meski AHM sendiri masih belum mau mengungkapkan produk apa saja yang bakal diluncurkan, namun dapat dipastikan perusahaan tak akan menunda waktu peluncurannya.

meski pasar lesu ahm tak akan tunda investasi di tanah air

Dalam hal ini, Direktur pemasaran AHM, Margono Tanuwijaya seperti yang dilansir pada halaman Okezone, Rabu (08/06/2016) menegaskan, bahwa lesunya pasar industri roda dua Tanah Air bukan menjadi alasan pihaknya untuk menunda investasi untuk peluncuran produk.

“Investasi di Astra Honda kami tidak akan delay, semuanya on schedule. Peluncuran produk sesuai jadwal, seperti launching Supra GTR 150 kemarin, itu ssuai schedule,” Ungkap Margono.

Ia juga mengakui bahwa daya beli masyarakat masih belum membaik hingga saat ini. Diperkirakan, penjualan total sepeda motor semua merek di pasar Tanah Air hanya akan mencapai angka 3 juta unit di semseter pertama 2016 ini. Terlebih lagi bulan Mei lalu, angka penjualan juga lagi-lagi anjlok.

separator

Jika kondisi ini tidak mengalami perubahan di semster kedua, maka angka penjualan hingga akhir tahun diperdiksi hanya necapai 6 hingga 6,2 juta unit. Dengan kata lain, penjualan mengalami penurunan dari tahun 2015 lalu yang mencapai 6,4 juta unit.

“Sekarang, daya beli sudah turun, karena kan banyak segmen sepeda motor itu yang target konsumennya terkena imbas daya beli. Banyak di beberapa daerah yang kondisinya seperti ini. Belum lagi, harga untuk bahan pokok juga naik dan tentu saja akan mempengaruhi daya beli,” Ungkapnya.

Margono lalu melanjutkan, kondisi tersebut di luar control dari AHM. Pihanya sendiri juga berharap kondisi akan segera membaik. Namun, sambil menunggu hal itu bukan artinya AHM hanya akan berdiam diri.

“Kalau hal-hal seperti itu di luar kontrol AHM. Kami enggak bisa bantu. Faktor makro kami tidak bisa bantu. Yang penting kami punya keyakinan situasi seperti ini hanya sementara. Meskipun setahun, dua tahun, pasti ada saat di mana kondisi akan berangsur membaik. Sehingga investasi Astra Honda tidak akan delay,” Tutupnya. Baca juga Angka Penjualan Sepeda Motor Menurun di Bulan Mei dan KPPU Curigai Permainan Honda dan Yamaha

Top