Begini Strategi Tata Eksis Di Indonesia

Tata Motor Incar Pasar Berbeda – Kehadiran Tata Motor di Indonesia memang bisa dibilang mengagumkan. Walaupun namanya jarang dikenal oleh masyarakat umum, nyatanya eksistensi Tata Motor di Indonesia bergerak perlahan tapi pasti ke arah positif. Tentu hal ini termasuk hal yang mengherankan bagi sebagian pengamat otomotif. Pasalnya, di dunia industri beroda ini, perusahaan besar saja bisa segera menghilang dari pasaran, apalagi perusahaan yang baru merangkak, tentu akan sulit mendapatkan perhatian pasar.

begini strategi tata eksis di indonesia

Sayangnya,hal tersebut nampaknya tidak sepenuhnya terjadi pada Tata Motor. Semenjak niatan dirinya menginjakkan kaki di Indonesia direalisasikan melalui kedatangannya pada tahun 2013, nyatanya hingga saat ini Tata Motor berada pada level yang mengagumkan. Pasalnya, hingga November 2015 kemarin, Tata Motor telah mampu menjual 2000 unit kendaraannya. Terbilang kecil? Jangan salah, untuk Tata angka tersebut dalam pencapaian 2 tahun merupakan angka yang tak sedikit.

Apalagi, dilansir dari Kompas (9/6/2016), pada bulan Mei 2016 kemarin Tata Motor ketambahan data penjualan sebanyak 1000 unit lagi. Otomatis selebrasi keberhasilan mereka mencapai 3000 unit dalam waktu kurang lebih tiga tahun. Angka ini tentunya menjadi gambaran keseriusan Tata Motor menggarap pasar Indonesia. Bahkan, jika melihat fluktuasi terakhir yang hanya berkisar jarak 6 bulan Tata sudah mampu menjual 1000 unit produknya, bisa dipastikan Tata Motor tak lama lagi akan melesat dalam jalur 10 besar perusahaan otomotif di Indonesia.

Kesuksesan Tata bisa dbilang bukan karena kebetulan. Pasalnya, Tata menerapkan strategi yang tak biasa dalam industri ini. Awal mula kehadiran Tata memang menghadirkan varian mobil penumpang yang sudah pasti memiliki target pasar yang banyak. Selain itu, Tata mencoba bermain ke unit komersial. Nyatanya, persaingan unit mobil penumpang di Indonesia bisa dibilang tak seramah yang terlihat.

Meskipun peminatnya banyak, persaingan dengan pabrikan terkenal lainnya lebih mengerikan daripada yang terlihat. Tentu untuk segmen mobil penumpang, merek lebih memiliki dominan yang paling diutamakan pengguna. Akhirnya, Tata memutuskan untuk banting setir fokus pada unit komersial. Logikanya sederhana, para pebisnis lebih mementingkan unit yang murah berkualitas ketimbang mahal karna bermerek dengan kualitas yang sama. Hal inilah yang membuat Tata mampu memegang pasar di Indonesia saat ini. Baca juga 11 Hari di IIMS, Tata Indonesia Pulang dengan Dompet Tebal dan Dalam IIMS 2016, Tata Motors Berhasil Mengantongi 46 SPK.

Top