Honda Gunakan Event Religi

Strategi Penjualan Honda Manfaatkan Ramadhan – Turunnya angka penjualan Honda dari data sebaran yang ada, membuat Honda harus putar otak lebih keras untuk mendongkrak angka negatif. Pasalnya, penurunan penjualan dapat berimbas pada penurunan keuntungan dan tentunya penurunan eksistensi Honda merajai pasar kendaraan roda dua di Indonesia.

honda gunakan event religi

Bukan pebisnis namanya jika tidak mampu memanfaatkan event tertentu untuk mendongkrak angka penjualan. Kali ini Honda diberitakan tengah memanfaatkan event Ramadhan sebagai strategi bisnisnya. Sebagaimana dilansir dari Kompas (9/6/2016), Honda akan menyelenggarakan Safari Ramadhan pada tahun ini. Kegiatan ini utamanya adalah kegiatan jemput bola atau menjemput pembeli agar lebih mudah mengakses produk-produk terbaru dari Honda.

Acara tersebut rencananya akan diadakan di 181 titik lokasi dengan persebaran seluruh Indonesia pada tanggal 11 Juni 2016 hingga 3 Juli 2016. Untuk memfokuskan sebaran, Honda akan mengadakan agenda tersebut di 6 kota besar yakni Bandung (11 Juni 2016), Sidoarjo (11 Juni 2016), Tegal (18 Juni 2016), Medan (18 Juni 2016), Sampit (25 Juni 2016), serta Makassar (25 Juni 2016). Keenam kota tersebut dianggap mampu mewakili kebutuhan akan minat motor Honda kali ini. Acara tersebut akan diisi dengan beragam promosi yang telah disiapkan dan tentunya dipadu dengan aktivitas religi sesuai dengan konsep kegiatan yang ditujukan.

Jika melihat data yang ada hingga Mei 2016 ini ternyata penjualan Honda menurun signifikan. Pasalnya hanya 339.000 unit didata telah terjual kepada konsumen. Hal ini berbeda jauh dari kondisi tahun lalu yang mampu menjual sekitar 350.000 hingga 375.000 unit roda dua dari berbagai varian. Walaupun demikian, varian skutik masih menjadi favorit hingga saat ini.

Harapannya, dengan kegiatan Safari Ramadhan tersebut, angka penjualan Honda dapat naik sekitar 20 persen, demikian pernyataan Wakil Presiden Direktur Eksekutif PT Astra Honda Motor (AHM) dari sumber yang sama. Hal ini diambil dari asumsi penjualan yang naik 10-15 persen pada penjualan tahun lalau ketika mendekati lebaran.

Kenaikan 5 persen ekspektasi penjualan tahun lalu bisa dibilang agak sulit untuk direalisasikan. Pasalnya, dari aspek penjualan riil yang sudah terjadi saja Honda mengalami penurunan lebih dari 10.000 unit. Namun, bisa saja penurunan tersebut terjadi lantaran konsumen memang menunggu event Ramadhan sebagai ajang mencari harga lebih murah via promosi yang diberikan oleh Honda. Baca juga Mei 2016, Penjualan Motor Honda Naik 5% dan Meski Pasar Lesu, AHM Tak Akan Tunda Investasi di Tanah Air.

Top