Pertamax Turbo Dalam Uji Coba

Bahan Bakar Anak Negeri, Pertamax Turbo – Berbicara otomotif tentu tak akan pernah terlepas dari perbincangan bahan bakar. Wajar, lantaran bahan bakar sudah seperti darah kendaraan besi manusia sejak lama. Bisa dibilang, primadona bahan bakar saat ini memang berada pada jenis bensin ketimbang solar. Hal ini memang tak bisa dipungkiri karena penggunaan mesin bensin lebih banyak ketimbang diesel secara menyeluruh.

pertamax turbo dalam uji coba

Di Indonesia, pemain penyedia bahan bakar bukan hanya dimainkan oleh asing. Pasalnya, Pertamina sejak lama telah bermain di sektor hilir bahan bakar minyak. Setelah sekian lama bertahan dengan premium dan premix, Pertamina mengeluarkan varian baru dari Pertalite hingga Pertamax. Perbedaan signifikan dari varian BBM tersebut bukan pada kualitas melainkan pada satuan oktan yang dimikinya.

Angka oktan ini memang memberikan satuan hitung untuk menentukan titik tertentu kapan BBM akan terbakar. Sehingga memang secara simultan, konsep energi yang dihasilkan juga akan berbeda satu dengan yang lain. Dalam tataran praktik, kendaraan yang membutuhkan oktan besar lebih nanjak daripada kendaraan berspesifikasi BBM oktan kecil. Nah, untuk varian tertinggi dari Pertamina saat ini dipegang oleh Pertamax Plus dengan nilai Oktan 95.

Menariknya, dikabarkan melalui Kompas (10/6/2016), Pertaminan dikabarkan akan segera meluncurkan Pertamax Turbo sebagai pengganti Pertamax Plus. Pertamax Turbo ini akan memiliki oktan 98 yang tentunya lebih sangar secara kemampuan ketimbang Pertamax Plus. Rencananya peluncuran akan dilakukan di GIIAS Agustus 2016 nanti yang merupakan ajang pameran otomotif di Indonesia.

Untuk statusnya saat ini Pertamax Turbo sedang dilakukan pengujian di Italia. Jika melihat kemampuannya yang meningkat, tentunya harga Pertamax Turbo harus meningkat pula ketimbang Pertamax Plus. Sayangnya, hingga saat ini Pertamina masih enggan membocorkan harga Pertamax Turbo ini.

Jika dipandang secara objektif, pemakaian BBM beroktan tinggi tidak selalu menimbulkan dampak positif. Pasalnya, spesifikasi BBM perlu disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan yang ‘meminumnya’. Salah-salah menggunakan BBM dapat berakibat fatal lantaran pembakaran terjadi di luar ruang mesin ataupun terjadi pada saat posisi yang tak tepat. Hal ini dapat berakibat bolongnya mesin, piston, maupun patahnya seker. Untuk itu, dapat dipastikan bahwa Pertamax Turbo kali ini memang ditujukan pada kendaraan kelas atas yang membutuhkan BBM beroktan tinggi. Baca juga Honda Civic Disarankan Tetap Pakai RON 91 Ke Atas dan Inovasi Anti-Knocking dari Mazda.

Top