Mobil Nissan E-bio Fuel Cell Rilis Tahun 2020

Nissan Persiapkan Teknologi Fuel Cell – Berbeda dari Toyota dan Honda, Produsen mobil yang berasal dari Jepang yaitu Nissan baru saja mengumumkan bahwa perusahaannya sedang mengembangkan kendaraan yang menggunakan aplikasi dengan teknologi fuel cell. Teknologi ini memanfaatkan etanol yang diklaim lebih mudah digunakan serta minim infrastruktur pendukungnya.

Nissan Persiapkan Teknologi Fuel Cell

Fuel cell sendiri merupakan perangkat pengubah reaksi hidrogen menjadi tenaga listrik. Kendaraan dengan sistem ini mulai masuk komersial sejak Toyota mulai menjual Mira pada akhir 2014, dan kemudian disusul oleh Honda dengan Clarity pada awal tahun 2016 ini. Teknologi baru yang digunakan oleh Nissan ini disebut dengan e-bio fuel cell.

Pada dasarnya teknologi ini berbagi fundamental seperti Mirai dan Clarity, sebab teknologi ini tetap membutuhkan hidrogen agar bisa menghasilkan listrik sebagai sumber tenaga dari gerakan mobil. Kedua model tradisional tersebut membutuhkan tangki yang bertekanan tinggi, mempunyai bahan serat karbon sebagai penyimpanan cadangan hidrogen yang disuplai langsung melalui stasiun pengisian hidrogen. Tetapi untuk sistem yang digunakan oleh Nissan ini menghasilkan hidrogen di dalam mobil melalui komponen yang bernama reformer.

Dengan perangkat reformer tersebut nantinya bisa mengubah etanol menjadi hidrogen. Menurut pihak dari Nissan sendiri, etanol yang terbuat dari tanaman seperti tebu dan jagung lebih mudah dicari dibandingkan dengan hidrogen.

Jika dibandingkan dengan Toyota dan Honda yang masih mengalami masalah dalam hal investasi stasiun pengisian hidrogen sebagai infrastruktur pendukung. Untuk Nissan sendiri tidak perlu menggunakan hal yang sama seperti Toyota dan Honda. Pasalnya Nissan telah menggunakan etanol sebagai bahan bakar sejak lama dan ini sudah digunakan di negara Brasil.

Hideyuki Sakamoto selaku Executive Vice President  Nissan Motor Co juga menjelaskan jika dengan menggunakan bahan bakar tersebut, aplikasinya bisa menjadi lebih luas. Ia juga menegaskan bahwa perusahaannya tidak membutuhkan infrastruktur hidrogen sehingga bisa menguntungkan serta menjadikan lebih aman. Menurut rencana yang beredar, Nissan akan mulai menjual mobil e-bio fuel cell pada tahun 2020 mendatang sebagai bagian dari usaha global Nissan dalam hal membuat mobl yang ramah lingkungan. Baca juga Nissan Jual Model Lama Tampilan Baru dan Nissan GT-R Nismo Teranyar Tampil Lebih Sporty.

Top