Aturan Nopol Ganjil-Genap, Honda Kebanjiran Order

Trik Atasi Kemacetan, Berujung Pembelian Mobil Baru – Ricuhnya kendaraan yang berlalu lalang di Jakarta tampaknya sudah menjemukan berbagai pihak. Tentunya, Pemerintah yang berperan sebagai pelayan masyarakat kudu berpikir keras untuk menyelesaikannya. Setelah aturan satu mobil wajib berisi 3 orang telah dicabut lantaran dinilai tak efektif, kali ini metode atasi kemacetan berbasis nopol akan segera diterapkan.

aturan nopol ganjil genap honda kebanjiran order

Sebagaimana dilansir dari Kompas (23/6/2016), terhitung sejak 23 Agustus 2016 nanti, Jakarta akan menerapkan sistem nopol ganjil genap di ruas jalanannya. Metode ini akan menilang setiap kendaraan dengan nomor polisi ganjil pada tanggal genap, dan sebaliknya akan menilang setiap kendaraan dengan nomor polisi genap pada tanggal ganjil. Harapannya, metode ini akan memotong separuh kendaraan yang beredar di Jakarta.

Nyatanya, hal ini menimbulkan berbagai tanggapan dari banyak pihak. Tanggapan menarik malah berasal dari salah satu pemain besar dalam industri mobil di Indonesia. Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director Honda Prospek Motor, menyatakan bahwa aturan tersebut malah secara tak langsung dapat menghambar gerak ekonomi.

Menurutnya masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kemacetan. Pasalnya, jika yang digunakan metode ganjil dan genap akan memberikan dampak pada mobilitas para pengusaha. Fandy menaytakan, bagi pengusaha yang hanya memiliki satu mobil saja akan kesulitan untuk melakukan mobilisasi di area Jakarta.

Kritik yang baik adalah kritik dengan solusi. Menurut Fandy, ada banyak hal yang dapat mengurangi kemacetan di Jakarta. Sebut saja, penertiban aturan-aturan lalu lintas, seperti angkot yang ‘makan’ jalur dan berhenti sembarangan, dan penegakkan aturan lalu lintas lainnya. Hal ini mungkin dapat diambil kesimpulan bahwa salah satu penyebab kemacetan di Jakarta adalah ruwetnya penegakan hukum lalu lintas di jalanan Jakarta.

Menariknya, Jonfis juga membeberkan sisi positif dari aturan ini. Pasalnya, walaupun tak efektif sebagai penghilang kemacetan, justru aturan ini malah memberi berkah bagi pemain industri otomotif Indonesia seperti dirinya. Menurutnya, akibat aturan tersebut, banyak pengusaha yang terbilang mampu akhirnya memutuskan untuk membeli dua mobil agar memiliki plat nomor ganjil maupun genap. Apabila hal tersebut benar, maka asumsi kendaraan di jalanan yang akan terpotong setengahnya akibat aturan tersebut akan sirna seketika. Baca juga Boncengan Motor pun Ada Aturannya dan Aturan Knalpot Belum Jelas, Kawasaki Tetap Melaju.

Top