Konfirmasi Peredaran Tata Nano

Tata Nano Bukan Dari TMDI – Geger mobil super murah 24 juta Rupiah memang tak bisa dibendung lagi. Pasalnya, dengan spesifikasi 650 cc dan fitur yang sudah standar mampu menjadi magnet tak tergantikan bagi masyarakat Indonenesia di berbagai elemen. Tak heran, viral informasi ini begitu menggebu-gebu di dunia maya dan menjadi bulan-bulanan nettraffic yang tak terelakkan.

konfirmasi peredaran tata nano

Namun sayangnya, harga yang bisa dikatakan irrasional tersebut untuk pasar Indonesia saat ini menimbulkan kecurigaan berbagai pihak. Karena bukan tak mungkin Tata sebagai pembesut merek mobil murah tersebut akan langsung berbalik menguasai pasar otomotif Indonesia secara singkat jika memang berbuat demikian. Hal tersebut nampaknya tak mungkin karena rasanya, Tata masih berusaha mengejar kestabilan pasar di bidang kendaraan niaga ketimbang harus menyerang perusahaan otomotif lainnya.

Untuk menampik berita viral tersebut, dilansir dari Kompas (23/6/2016), akhirnya Tata Motor melalui agennya di Indonesia, Tata Motor Distribusi Indonesia, angkat bicara. Melalui Kiki Fajar, Public Relations TMDI, tata menjelaskan secara resmi bahwa Tata Nano belum diedarkan secara legal di Indonesia oleh TMDI. Selain itu, Kiki mewakili TMDI meminta maaf atas penyebaran berita tersebut.

Menurutnya, berita viral tersebut hanyalah Facebook Memory. Sayangnya, selain dinaytakan TMDI bukan penyebar berita tersebut, Kiki juga menegaskan bahwa Tata Nano tak akan masuk ke Indonesia. Hal ini tentu sangat mengecewakan pendamba mobil murah di Indonesia. Klarifikasi ini nampaknya sejalan dengan pernyataan Tata beberapa waktu yang lalu.

separator

Pasalnya, Tata Nano memang sudah mendeklarasikan diri bahwa dirinya akan fokus bermain di segmen kendaraan niaga. Untuk itu, memang kecil kemungkinan mobil penumpang bisa masuk ke Indonesia melalui agen resmi Tata Motor. Menariknya, sebagaimana prediksi Mas Sena pada kabar yang lalu, TMDI menyatakan tak akan bertanggung jawab atas dampak dari infromasi viral mengenai Tata Nano tersebut. Sebagai penutup, Tata Nano menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati.

Klarifikasi ini sebenarnya bisa dikatakan melegakan dan mengecewakan. Pasalnya, tentu para konsumen yang sudah siap gepokan uang 24 juta harus mengurungkan niatnya untuk membeli mobil. Sedangkan bagi pemain industri otomotif di Indonesia, berita ini akan melegakan karena tak akan merebut pasar dalam jangka waktu dekat. Baca juga Mobil Seharga 24 Juta Dari Tata dan Tata Seleksi Calon Pembeli Ngutang.

Top