Takata Semakin Ditinggalkan

Lagi, Vendor Nyatakan ‘Emoh” Pakai Takata – Nasib malang kembali menyentuh produsen alat keselamatan kendaraan, Takata. Pasalnya, semenjak teknologinya dinyatakan cacat produksi, gonjang-ganjing perusahaan ini tak bisa terbendung lagi. Hal tersebut merupakan hasil dari perbuatannya yang entah sengaja ataupun tidak telah menyebabkan celaka orang lain dengan membuat airbag yang dapat meledak sewaktu-waktu.

takata semakin ditinggalkan

Secara detail, kantong udara alias airbag Takata yang dinyatakan cacat yakni pada bagian inflator dengan propelan ammonium nitrate tidak dilengkapi bahan aditif kimia yang berfungsi untuk mencegah penyerapan air. Alhasil, hal tersebut mampu menyebabkan inflator meledak ketika kantong udara mengembang saat tabrakan. Hal ini bukanlah teori belaka lantaran sudah tercatat 10 orang meninggal sedangkan 100 orang lain celaka akiba tproduk tersebut di Amerika Serikat.

Agaknya lucu memang jika melihat statusnya sebagai produsen alat keselamatan namun malah menjadi pesakitan penyebab kematian dalam kecelakaan kendaraan bermotor. Hal tersebut yang menyebabkan kejatuha Takata tak dapat dibendung lagi. Karena kepercayaan yang memudar dan kerugian ikut menyerang, produsen raksasa asal Jepang seperti Toyota dan Honda sudah menyatakan tak mau lagi berhubungan dengan Takata.

Mirisnya, hal tersebut masih diikuti oleh beberapa perusahaan otomotif lain. Setelah kedua merek tersebut menyatakan diri mundur dari kerjasama, disusul Nissan dan Mazda ikut lari menyingkir dari perusahaan ini. Masih kurang rasa sakit yang diterimanya, kabar terakhir menyatakan Fiat-Chrysler ikut meninggalkan Takata di tengah masalahnya tersebut sebagaimana dilansir dari Kompas (23/6/2016).

separator

Hal tersebut tentunya semakin menurunkan daya tawar Takata di mata dunia. Apalagi, mengingat Takata hingga saat ini masih menerima hukuman berupa penarikan produknya paling lambat hingga 2019 mendatang. Padahal, sebagaimana diketahui, di AS saja produk Takata sudah beredar setidaknya 70 juta unit dari berbagai merek.

Untuk kasus Fiat-Chrysler, tersebut Jeep Wrangler 2016 telah menjadi pesakitan dan terpaksa dihentikan lini produksinya. Padahal, sebelumnya Fiat-Chrysler telah menjalani ribuan percobaan dengan Jeep tersebut dan tak menghadapi kendala yang nyata. Namun, atas perintah otoritas pemerintah, akhirnya semua Jeep Wrangler 2016 yang sudah kadung dijual terpaksa ditarik kembali. Hal inilah yang menjadi penyebab utama bagi Fiat-Chrysler untuk tega meninggalkan Takata. Baca juga Takata Sudah Ditawar Perusahaan Lain dan Kacaunya Airbag Takata Menulari Roda Dua.

Top