Begini Jadinya Jika Spion Bergerak Sendiri!

Spion Ini Wajib Dihubungkan Dengan Telepon Pintar – Sebagai seorang Biker sejati, nampaknya maslaah spion sudah menjadi makanan sehari-hari. Tentu, masalah pada spion biasanya berkutat pada posisi yang tidak cocok. Biasanya hal ini normal terjadi jika spion terantuk sesuatu, medan jalan berubah dari datar menjadi tanjakan/turunan, bahkan kepala spion sudah aus sehingga sudut spion dapat bergerak sendiri karena getaran mesin motor.

begini jadinya jika spion bergerak sendiri

Parahnya, untuk sebagian orang yang berkendara secara benar, ketiadaan fungsi spion ini dapat mengakibatkan kecelakaan. Hal inilah yang dialami oleh Bartosz Ambrozkiewicz, seorang Biker asal Polandia. Menurutnya kecelakaan yang dialaminya mutlak akibat kesalah spion yang tak berfungsi dengan baik.

Sebagaimana mental juara, kriti yang diberikan harus disertai solusi. Menariknya, kali ini Bartosz melakukan solusi nyata atas kejadian yang dialaminya sebagaimana dilansir dari Kompas (24/6/2016). Solusi yang disebut-sebut sebagai proyek Zercado ini akan menjadikan spion mampu bergerak dengan sendirinya. Tentu, pergerakan tersebut bukan merupakan pergerakan liar yang tak terkendali. Pasalnya, pergerakan tersebut akan menyesuaikan dengan posisi tubuh pengendara. Sehingga jelas, fungsi spion akan selalu diarahkan pada sudut yang tepat bagi pengendara.

Untuk mendapatkan hasil yang demikian, ternyata Bartosz membuat spion ciptaannya untuk dapat terkonseksi dengan telepon pintar. Hal ini dimaksudkan agar telepon pintar dapat menjadi sensor penentu arah spion tersebut. Sebagaimana diketahui, telepon pintar saat ini setidaknya memiliki pemindai posisi via accelerometer atau gyroscope sehingga hal tersebut bukannya tak mungkin.

Telepon pintar tersebut rencananya akan tetap berada dikantong pengguna dan akan memebrikan data perubahan posisi tubuh pengemudi via jaringan nirkabel. Alhasil, sudut yang diberikan akan dapat terjamin setiap saatnya. Selain fitur tersebut, spion ini juga akan disematkan lampu sein pada bagian belakangnya, serta menggunakan cermin aspherical untuk menghindari blindspot.

Pada spesifikasi awal, spion ini disebut-sebut akan cocok unuk digunakan pada motor sport baik yang menggunkan firing maupun naked. Entah apa korelasinya jika spion ini digunakan pada varian bebek maupun skutik, yang jelas teknologi ini akan sangat membantu biker dengan harga 3.3 juta Rupiah. Harga tersebut bisa dibilang belum pasti, lantaran hingga sat ini belum dipastikan kapan akan dijual. Baca juga Hubungan Khusus Persib dan Datsun dan Hatchback Dua Pintu Veloster Street Turbo Hanya Ditawarkan 200 Unit.

Top