Mitsubishi Merugi Sampai 18,2 Triliun

Mitsubishi Motors Corp memeberikan pernyataan, bakal mengalamai kerugian sampai 1,38 miliar dollar As – atau setara dengan RP. 18,2 triliun pada tahun fiskal ini. hal tersebut terkait denan penggunaan metote tes konsumsi bahan bakar yang tidak seharusnya pada beberapa model model mobil mini selama 25 tahun.

mitsubishi motors corp memeberikan pernyataan bakal mengalamai kerugian sampai 1 38 miliar dollar as

Mitsubishi harus melunasi kompensasi kepada pemilik mobil yang terdampak dan harus membayar ke diler dan pemasok mereka terbesar ke-6 di Jepang itu juga harus bertanggung jawab kepada Nissan Motor Co yang bergabung untuk memproduksi mini car bermasalah ini.

Inilah kerugian pertama perusahaan pada delapan tahun terahir ini, Kondisi ini juga diperparah dengan anjloknya penjualan global yang diprediksi bakal mencapai 8 persen demikian juga dengan harga saham yang ikut menukik belakangan ini.

Jika dirinci lagi kerugian mencapai  RP.18,2 triliun itu telah disumbang oleh 50 miliar yen yaitu Rp. 6,3 triliun  untuk kompensasi kepada pengguna mobil yang terdampak dan 100 miliar Yen setara dengan harga RP. 12,6 triliun untuk membayar nisan diler, pemasok sekaligus biaya yang diperlukan untuk menunda operasi produksi mini Car tersebut.

April 2016 lalu tyyelah diberi tahukan Mitsubishi ketahuan mencurangi klaim konsumsi BBm untuk empat model mini Car yang sudah di jual di jepang. dua diantaranya adalah dibikin mitsubishidengan nama Nissan. dan presiden Mitsubishiini pun mengundurkan diri beberapa minggu setelah kasus ini terkait .

Kementrian Transportasi Jepang merilis hasil inspeksi yang menunjukan data jarak tempuh Mitsubishi pada empat jenis mini Car tersebut. darihal tes kementrian ke empat mobil tersebut lebih baik hinga 5-16 persen.

Chairman dan CEO Mitsubishi Osamu Masuko mengatakan bahwa perusahaan siap melnjutkan produksi dan melanjutkan penjualan mini Car sekitar awal Juli mendatang setelah produksi ditangguhkan menyususl investigasi atas data konsum,en bahan bakar.

alhasil saham mitsubishi motors naik hingga 2,5 persen pada KompasOtomotif Jumat (24/6/2016) karemna pernyataan Masuko San sejak kasus ini harga saham perusaan pun mengalami penurunan hingga 37 persen. Baca juga BMW Group Belum Ada Rencana Produksi Mini di Indonesia dan Sambut GIIAS 2016, BMW Siapkan Mobil Baru

Top