Honda Tunggu Kuota Recall Tambahan

Masalah Takata Belum Usai Sampai Di sini – Beberapa tahun ini Honda mengalami hal yang mengguncang iman. Pasalnya, dirinya sedang terseok-seok akibat perintah recall yang dilakukannya sendiri. Meskipun penyebab penyakitnya yakni airbag buatan Takata sudah dinyatakan tak akan digunakan lagi untuk semua produknya, namun kemalangan Honda nampaknya tak akan berakhir dalam waktu dekat. Pasalnya, meskipun jutaan mobil sudah dikembalikan untuk diperbaiki, nampaknya masih tersisa jutaan lagi menanti.

honda tunggu kuota recall tambahan

Dilansir dari Kompas (25/6/2016), setelah 30 juta unit diperiksa oleh Honda dan diperbaiki, setidaknya Honda telah menambah kuota global mencapai 21 juta unit lagi beberapa waktu yang lalu. Otomatis, angka 51 juta unit mobil Honda sudah terserap dari jalanan menuju bengkel perbaikan. Berkaca dari hal tersebut, Honda Malaysia merecall 150.000 unitnya. Menurut informasi yang beredar, varian yang sakit meliputi Accord, City, Civic, CR-V, Freed, Jazz, dan Oddysey.

Advertisement

Padahal, sebagaimana diketahui, varian yang sakit tersebut merupakan varian yang mengaspal pula di Indonesia. Alhasil, tersebut angka 367.014 unit pada Februari yang lalu direcall oleh Honda Prospect Motor selaku agen Honda di Indonesia. Penjelasan recall saat itu terbilang menggetirkan. Pasalnya, dinyatakan secara gamblang bahwa kantong udara pada varian tersebut dapat mengembang berlebihan yang mampu membahayakan penumpangnya.

Jika melihat apa yang dilakukan Honda pusat, seharusnya Indonesia juga kebagian jatah untuk menambah kuota recall. Namun, onfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM menyatakan belum mendapatkan mandat untuk melakukan recall tambahan. Menurut Jonfis, secara kasuistis masalah Takata memang dapat ditangani secara bertahap tergantung perintah dari Honda pusat.

Menariknya, jika di luar negeri recall hanya dikhususkan bagi kantong udara pengemudi, di Indonesia masih perlu dipertanyakan. Pasalnya, masih sangat dimungkinkan apabila produk Takata masuk pula ke hadapan kurs-kursi lain yang sama saja potensi bahayanya jika menggunakan produk yang sama. Sayangnya Jonfis enggan memberikan informasi untuk hal tersebut. Jonfis hanya menyatakan bahwa jika memang airbag pada kursi lain bermasalah juga akan ikut diperbaiki.

Jika melihat statement Jonfis, dapat diartikan ada kemungkinan masalah tersebut juga berlaku bagi airbag penumpang. Namun, kepastian atas kabar ini merupakan prerogratif dari Honda. Hal yang pasti, beberapa varian tersebut memang secara global telah dilakukan recall secara masal. Baca juga Fitur Audio Tak Berfungsi dengan Baik, GM Lakukan Perbaikan Massal Tiga Merek Kendaraannya dan Trax Global Direcall, Indonesia Adem Ayem.

Top