Ini Kelanjutan Sengketa Nissan Dan Korsel

Nissan Tak Terima Dinyatakan Bersalah – Berbicara masalah skandal emisi memang menjadi perbincangan serius di dunia internasional. Pasalnya, pemerintah selaku pemegang aturan menganggap perilaku nakal para pemain tersebut merupakan perilaku curang yang bahkan membohongi hingga tingkat otoritas. Setelah kasus Mitsubishi bergulir panjang, kali ini Nissan yang sering menggunakan produk Mitsubishi ikut dipermasalahkan oleh Pemerintah Korsel. Pasalnya, Nissan Qashqai disebut-sebut menjadi pesakitan dari proyek bermasalah tersebut.

ini kelanjutan sengketa nissan dan korsel

Sebagaimana telah diberitakan beberapa waktu yang lalu, Nissan Qashqai dituduh sebagai objek kecurangan Nissan. Tuduhan ini dimunculkan oleh kementerian lingkungan Korea Selatan setidaknya apda bulan Mei 2016 yang lalu. Artinya, secara pihak, tak mungkin tuduhan itu bersifat main-main. Akhirnya Pemerintah Korea Selatan meminta Nissan untuk membayarkan denda sebesar 330 juta won atau sekira Rp3,7 miliar.

Dilansir dari Okezone (29/6/2016), denda tersebut sudah lunas dibayarkan oleh Nissan. Namun, menurut kabar yang beredar, Nissan masih tak terima dengan tuduhan tersebut. Alhasil, Nissan menyatakan diri akan melakukan banding terhadap tuduhan tersebut melalui jalur sesuai hukum yang berlaku di Korea Selatan.

Menariknya, agaknya perbuatan Nissan ini menjadi tanda tanya besar. Pasalnya, jika Nissan tak mengaku bersalah, seharusnya denda tak perlu dibayarkan. Jika melihat logikanya, seharusnya denda hanya dibayarkan oleh orang yang mengaku bersalah. Padahal di sisi lain Nissan menyatakan masih akan mengajukan banding atas penetapan tersebut.

separator

Jika melihat posisinya, sepertinya skandal yang dilakukan Nissan pada Qashqai belum separa Mitsubishi yang membuat robohnya perusahaan tersebut. Pembayaran denda tersebut memang menjadi indikasi pernyataan bersalah Nissan di mata Pemerintah Korsel. Walaupun di sisi lain, apabila jalur banding dilakukan agaknya status hukum kembali ke ranah quo alias tidak jelas.

Hal ini menarik lantaran jika menengok kondisi Nissan saat ini yang sedang memperbaiki nasib Mistsubishi malah tersandung kesalahan yang sama. Namun, jika melihat jalur produksi Nissan terdahulu yang sering menggunakan produk Mitsubishi, bukan tak mungkin apa yang terjadi pada Qashqai merupakan hal lanjutan dari kerja samanya terdahulu. Namun demikian, seluruh perspektif yang beredar nantinya musti tunduk pada putusan akhir kasus ini. Baca juga Diduga Palsukan Data Uji Emisi, Nissan Kena Tuntutan Pidana dan Nissan Jadi Pelopor Mobil Listrik Otonom.

Top