Ford Ikut Kena Masalah Di Australia

Ford Digugat Konsumen Australia – Merek Ford sebenarnya tidak bisa dibilang merek non premium. Pasalnya, kesan yang selalu dibawa Ford ketika promosi produk-produknya selalu membawa sensasi kemewahan bagi para calon konsumennya. Hal inilah yang mampu menjadi alasan bagi Ford mengapa dirinya masuk dalam kategori produsen mobil yang terkesan mewah. Menariknya, akhir-akhir ini kesan mewah yang dibawa Ford perlahan-lahan mulai tumbang dengan munculnya berbagai masalah yang menimpanya.

ford ikut kena masalah di australia

Jika melihat kondisi Ford di Indonesia, kejatuhan merek ini di mata masyarakat secara drastis baru muncul pada awal-awal tahun 2016 ini. Pasalnya, ulah ini memang dilakukan oleh Ford sendiri yang entah bagaimana menyatakan dirinya akan muncur dari tanah air tercinta. Terang saja, pengumuman tersebut otomatis membuat calon konsumen baru lari tunggang-langgang, sedangkan para konsumen lama meradang merasa ditinggalkan.

Beda cerita dengan di Indonesia, kabar terakhir dilansir dari Okezone (30/6/2016) memberikan rapor merah untuk Ford di Australia. Walaupun belum terbilang kasus masal, namun kejadian yang menimpa Ford tersebut sudah masuk keranah pengadilan. Tentunya hal ini bukan masuk dalam kategori sepele lagi, apalagi untuk perusahaan besar sekelas Ford.

Kabarnya di Australia Ford digugat oleh konsumennya. Masalah awal yang terjadi sebenarnya bisa dibilang cukup sulit. Pasalnya, konsumen melaporkan pada Ford bahwa pada varian Ford Fiesta yang dibelinya mengalami kerusakan pada power shift transmisinya. Tentu, kejadian ini mengidentifikasikan Ford Fiesta yang bermasalah adalah pada varian matiknya.

Setelah mengemukakan masalahnya pada Ford, nyatanya apa yang diharapkan konsumen tersebut tidak sesuai dengan reaksi Ford. Berharap mendapatkan pemecahan masalah, konsumen tersebut malah disebut-sebut tak mampu mengendarai mobil matik sehingga mengalami masalah tersebut. Terang saja, hal ini yang menjadi pokok mengapa konsumen bersangkutan mau repot-repot menggugat Ford.

Jika menilik situasi yang terjadi, sebenarnya apa yang dialami konsumen tersebut pada power shift transmission Ford Fiesta tak hanya dialaminya seorang diri. Hal ini menurut sumber yang sama, juga dialami oleh beberapa konsumen yang juga mengeluhkan hal yang serupa. Indikasi ini memang dapat menjadi alasan pembenar bahwa kesalahan ada pada Ford Fiesta, bukan pada konsumen. Namun hingga saat ini belum ada kabar mengenai keputusan pengadilan tersebut. Baca juga Diler Ford Sudah Was-Was Semenjak 2015 dan Penutupan Ford Indonesia Diduga Telah Direncanakan Sejak Lama.

Top