Pertamina Jamin Lebaran Ini Stok BBM Mencukupi

Pertamina Jamin Tidak Akan Lebaran Tanpa Bensin – Perusahaan minyak negara, Pertamina, memang bisa dikatakan menjadi tonggak penjualan BBM pada skala nasional. Karena posisinya tersebut, kesanggupan pemenuhan permintaan atas produk pertamina yang berupa BBM tentu menjadi skala perhitungan penting terhadap kehidupan kendaraan bermotor di Indonesia. Apalagi, jika menyangkut event nasional tertentu, maka bisa dipastikan kesuksesan event tersebut sangat bergantung pada kemampuan Pertamina mengendalikan suplai.

pertamina jamin lebaran ini stok bbm mencukupi

Kali ini, event nasional yang terjadi adalah lebaran. Walaupun pada hakikatnya event ini merupakan event keagamaan, namun karena menyediakan dua fitur menarik secara nasional membuat event ini juga dapat dirasakan oleh semua elemen masyarakat. Fitur yang dimaksud adalah THR dan hari libur yang panjang. Kedua fitur tersebut akhirnya membuat daya beli masyarakat dalam bentuk mudik atau sekedar jalan-jalan menjadi sangat tinggi pada masa-masa ini. Tentu, hal tersebut akan sangat memengaruhi konsumsi atas BBM yang menjadi syarat utama dalam berpergian selain kendaraan bermotor.

Advertisement

Asumsi tersebut diamini oleh Pertamina. Pasalnya, dilansir dari Kompas (30/6/2016), Pertamina sendiri memrediksi bahwa akan terjadi kenaikan tingkat konsumsi BBM jenis Premium hingga 15 persen selama 15 hari sebelum dan sesudah Lebaran yang diperhitungkan apda tanggal 6 Juli 2016. Praktis, angka konsumsi rata-rata pemakaian harian yang berada pada level 71.906 kilo liter melompat ke angka 82.496 kilo liter.

Melihat prediksi lonjakan yang tak sedikit tersebut, Senior Vice President Fuel Marketing, and Distribution Pertamina, Muhammad Iskandar, mengklaim bahwa Pertamina semakin mahir memprediksi angka kenaikan konsumsi BBM. Pernyataan tersebut memberi indikasi stok Premium Pertamina yang akan disiapkan hanya berkisar pada angka perkiraan tersebut.

Menariknya, Pertamina malah memperkirakan lonjakan konsumsi Pertamax akan lebih tajam ketimbang Premium. Terhitunga kenaikan akan terjadi 17 persen di angka 11.847 kilo liter dari 10.132 kilo liter. Bahkan pada saat peak season yakni H-3 atau H-4 tingkat konsumsinya bisa melonjak dashyat di angka 80 persen.

Sayangnya, dari segala lonjakan tersebut, Solar malah memegang lonjakan negatif yakni menurun 12 persen. Tentu, hal ini memberikan indikasi bahwa pemakaian kendaraan pribadi saat liburan menjadi lebih tinggi ketimbang saat hari kerja. Rasionalisasinya lebih kuat lantaran, kendaraan-kendaraan besar akan berhenti beroperasi pada hari-hari libur. Baca juga Pertamina Meluncurkan Dexlite Bagi Kendaraan dengan Mesin Diesel dan Pertamina Siap Luncurkan BBM Diesel Baru Bernama Solarlite.

Top