Toyota Hadirkan Posko Siaga Untuk Mudik

PT Toyota Astra Motor (TAM) – menambah lagi kehadiran titik layanan selama musim mudik Lebaran. Jika tahun lalu ada 269 titik, tahun ini membesar jadi 279 tempat berupa posko dan bengkel siaga di berbagai kota seluruh Indonesia.Selain menambah titik layanan selama musim mudik dan libur Lebaran 2016, PT Toyota Astra Motor (TAM) juga membenahi beberapa hal sebagai booster kepuasan. Salah satunya, memberikan standar khusus untuk posko siaga. Diklaim, semua posko siaga Toyota di manapun berada, sudah diberikan fasilitas dan kenyamanan yang sama. Hal ini berkaitan dengan peningkatan jumlah kedatangan konsumen yang datang ke pos dadakan ini selama enam tahun terakhir.

pt toyota astra motor tam

Vice President Director TAM, Henry Tanoto, menyebutkan dalam siaran resmi, KompasOtomotif jumat, (1/7/2016), bahwa setiap tahun, terdapat peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan, termasuk pengguna mobil Toyota. ”Pengguna Toyota dapat melakukan perjalanan dengan kondisi kendaraan yang prima dan bebas kekhawatiran karena posko dan bengkel siaga Toyota mendampingi perjalanan,” ujar Henry.

Ke-279 titik pelayanan yang hadir selama musim mudik Lebaran ini akan beroperasi pada 1-10 Juli 2016, dari ujung Sumatera hingga Papua.Titik-titik pelayanan mudik itu terdiri dari 20 Posko Siaga Toyota 24 jam, 9 Bengkel Siaga Toyota 24 jam, dan 250 Bengkel Toyota yang tetap buka di saat libur Lebaran. Ke-20 Posko Siaga Toyota 24 jam tersebut terdapat di jalur mudik di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi, yang siap memberikan pelayanan kepada pelanggan untuk melakukan servis ringan maupun beristirahat.

Bagi pelanggan yang melakukan servis di Posko Siaga Toyota akan mendapat diskon jasa hingga 25 persen. Tidak hanya layanan Posko dan bengkel siaga , pelanggan juga dapat menikmati fasilitas secara gratis seperti free wi-fi, makanan dan minuman ringan, ruangan ber-AC, kursi pijat, game station, TV satelit, serta kids corner, daftar lokasi posko, tips mudik, jadwal imsak dll. Baca juga Musibah yang menimpa Mitsubishi terkait skandal emisi dan Pertamini Bukan Dari Pertamina

Top