Waduh, Mobil Otonomos Bakal Gagal Produksi

Otonomos Alami Kecelakaan, Masa Depannya Terancam – Pada awalnya, secara konsep manusia menciptakan peradaban melalui teknologi untuk memudahkan kehidupan manusia. Memang, semakin ke depan, fungsi fisik manusia semakin tak mampu lagi mengikuti apa yang diciptakannya. Walaupun hal tersebut memang bukan tujuan utama dari pengembangan teknologi, namun nampaknya teknologi yang ada dihadapan manusia benar-benar membuat hidup serba praktis.

waduh mobil otonomos bakal gagal produksi

Masih berkutat seputar mimpi dalam pengembangan teknologi, manusia nampaknya condong pada kepraktisan berkendara. Hal ini kemudian berusaha diwujudkan oleh vendor-vendor terkenal di dunia yang membuat mobil otonomos atau dalam bahasa yang lebih mudah dimengerti yakni mobil yang dapat mengemudikan dirinya sendiri.

Advertisement

Tentu, jika yang mengamati adalah orang awam akan mengatakan bahwa hal ini di luar rasional. Namun, denagn teknologi yang tersedia saat ini ternyata Tesla telah berhasil mengabulkan mimpinya tersebut melalui serangkaian kerjasama sensor, processor, dan tentunya aktuator berupa mobil itu sendiri. Sebagai objek uji coba, perushaan yang terkenal akan mobil listriknya ini menggunakan mobil lawas namun futuristik yakni Tesla S.

Sayangnya, setelah beberapa waktu yang lalu diuji coba dan mendapatkan hasil yang memuaskan, namun kali ini Tesla mendapatkan kemalangan. Pasalnya, Tesla S Otonomos miliknya dikabarkan mengalami kecelakaan yang fatal sebagaimana dilansir dari Kompas (2/7/2016). Fatalnya kecelakaan ini lantaran telah berhasil merenggut nyawa penumpangnya.

Setelah dillakukan investigasi, Tesla S disinyalir mengalami kegagalan fungsi sensorik yang tak dapat menafsirkan adanya traktor di depan. Akhirnya, Tesla S tak mampu memproses perintah rem dan berujung pada tabrakan maut. Apesnya lagi, kejadian ini malah terjadi saat The Highway Traffic Safety Administration Nasional miliki Amerika akan merilis peraturan baru terkait dengan mobil canggih ini.

Tentu saja, kejadian tersebut otomatis akan memengaruhi keputusan otoritas setempat. Selain itu, kejadian tersebut merupakan bentuk realisasi dari ketakutan yang terjadi selama ini yakni kegagalan sistem mobil otonomos. Walaupun tak bisa dipastikan, namun kejadian ini dapat memundurkan waktu peluncuran mobil otonomos sekitar 5-10 tahun ke depan bahkan lebih sesuai dengan kesiapan teknologi manusia di masa depan. Baca juga Blackberry Mulai Nyatakan Keinginannya Masuki Produksi Mobil Otonomos dan Honda Mortor Co Resmi Merilis Mobil Berbahan Bakar Hidrogen.

Top