Ford Resmikan Pihak Ketiga Layanan Purna Jual di Indonesia!

RMA Group, Jadi Pengganti Layanan Purna Jual Ford Indonesia – Setelah cukup lama menjadi bulan-bulanan publik karena dianggap lari dari tanggung jawab atau kabur begitu saja dari Indonesia, kini Ford dikabarkan telah menunjul pihak ketiga atau perusahaan lain yang akan memegang tanggung jawab atas layanan purna jual, garansi, dan juga ketersediaan suku cadang atas produk yang dijualnya. Perusahaan inilah yang akan mulai bekerja setelah Ford Motor Indonesia (FMI) berhenti beroperasi di Tanah Air. Terkonfirmasi, bahwa perusahaan pihak ketiga tersebut adalah RMA Group yang merupakan perusahaan yang berlokasi di Thailand.

rma group jadi pengganti layanan purna jual ford indonesia

Berdasarkan informasi yang dirangkum melalui KompasOtomotif, Kamis (14/06/2016) dikatakan bahwa terkait hal itu Bagus Susanto, selaku Manager Director FMI bahwa konfirmasi atas perusahaan ketiga tersebut telah dijawan langsung oleh Direktur Komunikasi FMI, Lea Kartika Indra. Dan kabarnya, kini kontrak Ford dengan RMA tengah dalam finalisasi.

“Kami sedang melakukan finalisasi rincian kesepakatan kontrak kami dengan RMA Group,” Ujar FMI.

“Kami telah melakukan pengkajian menyeluruh terhadap organisasi mereka untuk memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan dan sumber daya untuk menyediakan kelanjutan dukungan dan pemeliharaan yang diharapkan dan dibutuhkan oleh pelanggan kami di Indonesia,” Begitulah isi keterangan resmi yang disampaikan.

Kabarnya, FMI sendiri baru akan menyampaikan pengumuman resmi mengenai ditunjuknya RMA Group sebagai pihak penanggung jawab atas layanan Ford di Indonesia dalam beberapa pekan ke depan, tepatnya setelah semua proses yang saat ini tengah finalisasi selesai dilakukan.

Sebagai informasi, RMA Group ini sendiri merupakan perusahaan global yang memiliki jumlah pekerja lebih dari sebanyak 8.000 karyawan. Perusahaan ini telah beroperasi di 19 negara dan di 5 benua.

Sebelumnya, RMA Group telah menjalin kerja sama dengan Ford melalui bidang pengembangan penjualan fleet, modifikasi kendaraan dalam prgram Qualified Vehivle Modifier, dan juga memiliki diler di Laos, Kamboja, Kazakhstan dan Srilangka.

Dengan adanya pengumuman ini, Ford berharap bahwa konsumennya di Indonesia tak lagi mengkhawatirkan untuk perawatan kendaraannya. Baik meliputi layanan servis, suku cadang hingga layanan klaim garansi setelah perusahaan asal Amerika Serikat ini hengkang dari Tanah Air. Baca juga Ford Digugat Konsumen Australia  dan Penutupan Ford Indonesia Diduga Telah Direncanakan Sejak Lama

Top