AS Tolak Mesin Diesel Volkswagen

Rencana recall Volkswagen pada kendaraan bermesin diesel V6 3.0L – yang telah dilengkapi perangkat ilegal untuk mengecoh uji emisi ditolak salah satu negara bagian Amerika Serikat (AS), California. Penolakan proposal Volkswagen ini dilakukan oleh beberapa agensi pengawas lingkungan, California Air Resources Board (CARB).

rencana recall volkswagen pada kendaraan bermesin diesel v6 3 0l

Alasan penolakan prosedur yang diajukan Volkswagen dikatakan tidak memadai dan data yang diberikan gagal menunjukkan perbaikan bisa benar-benar bekerja. Selain itu, ternyata pengerjaannya tidak bisa langsung dilakukan karena Volkswagen mengatakan butuh mengumpulkan data hingga bulan Desember nanti. Volkswagen rencananya ingin memperbaiki 16.000 unit bermesin 3.0L merek Volkswagen, Audi, dan Porsche. Mesin yang bermasalah itu didesain oleh Audi.

“Pengajuan VW dan Audi tidak lengkap, memiliki kekurangan substansial, dan jauh dari memenuhi syarat legal untuk mengembalikan kendaraan ini sesuai sertifikasi yang sudah diklaim,” tulis CARB dalam keterangan resminya, seperti diberitakan Reuters, KompasTekno jumat (15/7/2016)

Efek skandal uji emisi Volkswagen (VW) di Amerika Serikat (AS) alias “dieselgate” terus merambat. Kini, produsen otomotif terbesar di Eropa tengah ancang-acang untuk mengatatkan ikat pinggang perusahaan, dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 3.000 pekerja di Jerman.

Advertisement

PHK tersebut, seperti diberitakan laman reuters, Kompastekno jumat (15/7/2016). akan dilakukan VW di akhir 2017. Menurut sumber internal VW, langkah tersebut diambil untuk mengimbangi biaya kampanye penarikan kembali (recall) jutaan mobil di seluruh dunia. Di negara asalnya, VW mempekerjakan sekitar 120.000 pekerja. Dari jumlah itu, divisi jasa keuangan mencakup sepertiga dari total karyawan di Jerman Barat.

“Sekarang ini VW mulai melakukan program efisiensi di semua bidang, termasuk biaya peronil,” ujar sumber tersebut.Tak hanya itu, tahun ini VW juga telah memotong dana investasi senilai 1 miliar euro atau setara dengan Rp 14,5 triliun. Sehingga totalnya hanya 12 miliar euro sepanjang 2016 ini.

Dampak dari kegagalan ini bisa mengarahkan VW pada akhirnya “dipaksa” membeli kembali kendaraan yang bermasalah. Sebelumnya, Volkswagen sudah setuju mengeluarkan dana 10 miliar dollar AS (Rp 130,8 triliun) untuk membeli 475.000 unit bermesin diesel 2.0L TDI. Bukan cuma begitu, perusahaan Jerman itu juga harus mengeluarkan dana 5 miliar dollar AS (Rp 65,4 triliun) lagi buat menyelesaikan seluruh urusan. Baca juga Audi RS3 Terbaru Kepergok Saat Uji Jalan dan Hyundai Baru Akan Memproduksi Masal Pikap Barunya Setelah 2020

Top