Recall Kendaraan Mesin Diesel VW Ditolak AS!

Dianggap Gagal Menunjukkan Perbaikan, Rencana Recall VW Ditolak AS – Setelah terjerat kasus skandal emisi di tahun 2015 lalu, VW Group Amerika Serikat memang merencanakan untuk melakukan recall terhadap kendaraan bermesin diesel V6 3.0 liter yang terbukti membawa perangkat ilegal untuk mengecokh atau mengubah uji emisinya. Rupanya, kabar terbaru yang terdengar justru recall tersebut ditolak oleh negara bagian Amerika Serikat (AS), California. Penolakan atas proposal tersebut dilakukan oleh agensi pengawas lingkungan, California Air Resources Board (CARB). Apa alasannya?

dianggap gagal menunjukkan perbaikan rencana recall vw ditolak as

Menurut informasi yang dirangkum melalui KompasOtomotif, Jumat (15/07/2016) dikatakan bahwa alasannya adalah prosedur yang diajukan Volkswagen dianggap tidak memadai dan juga data yang diberikan gagal menunjukkan perbaikan tersebut akan bisa bener-benar bekerja. Selain itu, rupanya proses penggarapannya juga tidak bisa langsung dilakukan karena Volkswagen mengatakan bahwa mereka butuh untuk mengumpulkan data hingga bulan Desember mendatang.

Rencana recall yang dikatakan sejak akhir tahun lalu, rupanya masih belum dijalankan. Berbagai prosedur harus dilalui oleh VW Group untuk bisa membuktikan bahwa setelah dilakukan perbaikan, kendaraan akan benar-benar bersih dari manipulasi data.

Advertisement

Tahun lalu, rencananya VW bakal memperbaiki sebanyak 16.000 unit mobil bermesin diesel dengan kapasitas 3.0 liter. Sejumlah kendaraan tersebut terdiri dari merek Volkswagen, Audi, dan juga Porsche. Sementara itu, mesin yang mengalami masalah tersebut adalah mesin yang didesain oleh Audi.

Jika nantinya proposal pengajuan VW benar-benar ditolak, maka ancaman terbesar adalah Volkswagen akhirnya dipaksa untuk membeli kembali kendaraan yang bermasalah. Itu artinya, kerugian yang ditanggung akan semakin besar. Jika diingat, sebelumnya Volkswagen juga telah menyetujui untuk menggelontorkan dana sebesar 10 miliar dollar AS atau setara dengan Rp130,8 triliun. Dana tersebut diketahui untuk membeli kembali sebanyak 475.000 unit mobil yang bermesin diesel berkapasitas 2.0 Liter TDI.

Belum cukup dengan 10 miliar dollar yang dikeluarkan, perusahaan asal Jerman tersebut juga harus mengeluarkan dana 5 miliar dollar AS setara Rp65,4 triliun lagi untuk menyelesaikan seluruh urusan. Hal ini menyangkut denda, dan segala macam yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Dampak yang berbuntut panjang ini rupanya masih belum selesai. Lalu, sejauh apa kasus ini akan menjerat produsen VW Group? Baca juga Diduga Palsukan Dokumen Tes Emisi, VW Terancam Angkat Kaki dari Korsel dan Skandal Emisi VW Group Masih Terus Berbuntut

Top