Mazda Berikan Teknologi “Handling” Terbaru

Mazda mulai memberikan detail teknologi pertama dari rangkaian inovasi SkyActive-Vehicle Dynamics – untuk memperbaiki dan berhubungan dengan pergerakan serta pengendalian mobil.

mazda mulai memberikan detail teknologi pertama dari rangkaian inovasi skyactive vehicle dynamics

Sinar mobil-mobil Mazda bisa diproduksi di Indonesia dalam jangka waktu dekat semakin meredup sebab Okue menjelaskan Mazda saat ini cukup puas dengan skala produksi global. Salah satu syarat itu bukan prioritas Mazda sekarang di Indonesia. Presiden Mazda Motor Indonesia (MMI) Keizo Okue, di Jakarta, KompasOtomotif sabtu (16/7/2016). mengatakan, membawa investasi Mazda ke Indonesia bukan sesuatu yang bisa dilakukan dalam sehari.

Teknologi pertama dari seri itu adalah G-Vectoring Control (GVC), diklaim sebagai sistem satu-satunya di dunia yang mampu mengontrol torsi mesin dari masukan pergerakan setir. Inti dari semua itu, teknologi ini mempertimbangkan mendistribusi bobot ban.

Keinginan para pengemudi diterjemahkan dari pergerakan setir, lalu mobil dengan pintar menghitung algoritma lateral dan longitudinal yang dihubungkan dengan tekanan saat mobil akselerasi dan berbelok.

Mazda sendiri mengklaim, optimalisasi bobot pada masing-masing ban membuat mobil bertahan di garisnya sesuai perintah pengemudi, sekaligus mengurangi koreksi pada setir. Ini juga yang membuat traksi pada masing-masing ban bikin pengemudi makin percaya diri dan makin terdepan.

Handling yang sangat baik ini akan sangat berguna saat mobil melaju di lintasan basah, bersalju, atau permukaan jalan yang kurang baik. Sebagai bonus, GVC juga berguna untuk membuat nyaman mobil saat pedal gas diinjak untuk berakselerasi.

GVC akan pertama diterapkan pada Mazda3 terbaru di Jepang. Lalu disusul Mazda6 di Amerika Serikat. Rentetan teknologi lain SkyActiv-Vehicle Dynamics akan menyusul dalam waktu dekat. Baca juga Divisi sport Mercedes-Benz, AMG, menawarkan paket aksesori untuk model CLA 250 Sport dan Model kasta tertinggi BMW Seri 7

Top