Bisnis Modifikasi Motor Merosot

Bisnis modifikasi motor mulai menurun di sepanjang 2016 – dirasakan menurun sampai menyentuh angka 50 persen. Tidak hanya dari sisi agen tunggal pemegang merek  (ATPM) .

bisnis modifikasi motor mulai menurun di sepanjang 2016

Ariawan Wijaya, pemilik bengkel modifikasi Baru Motor Sport (BMS) di Palmerah Jakarta Barat mengatakan iklim bisnis yang digelutinya memang belum membaik, pasalnya faktor ekonomi yang tidak membaik yang menjadi salah satu penyebabnya.

“Penurunan disemester pertama sangat signifikan bahkan mencapai angka setengahnya sedang sulit sekali saat ini. Paalnya untuk konsumen modifikasi premium umumnya adalah pengusaha yang kebanyakan ikut terkena imbas dari buruknya kondisi ekonomi. sehinggga mereka cendrung menyimpan uangnya di bandingkan untk memodifikasi motor” ujar Ariawan KompasOtomotif Rabu (20/7/2016).

Selain MBS hal serupa juga dialami oleh pembisnis Modifikasi lainnya yaitu Tukijan pemilik ARM Motor di Jatinegara Cakung,jakarta Timur. Tukijan mengatakan mengalmi kemerosotan yang lebih parah dibandingkan tahun lalu penurunannya saat ini mencapai 70 persen.

“Sebelum lebaran penurunan ini sudah mencapai angka 50 persen berharap membaik setelah lebaran, di lihat malah semakin merosot mencapai 70 persen. Setiap minggu biasanya paling tidak ada satu konsumen namun kali ini tida ada sama sekali” ujar Tukijan KompasOtomotif Rabu (20/6/2016).

Tukijan menambahkan kondisi tersebut membuat Tukijan mencari pemasukan baru dengan menjual sepeda motor mini dan muali bermain di segmen modifikasi sepeda motor skutik.  Padahal sebelumnya ARM lebih banyak berkutat pada modifikasi sepeda motor sport.

Tebukanya harapan Ariawan mengatakan walaupun masih memandang pesimis namun keinginan membaik tetap ada, penjualan sepeda motor premiun bisa kembali normal sehingga bisnis modifikasi dan aksesoris juga bisa ikut terangkat. “Memang sementara ini belum ada tanda baiknya namun kami berharap bisnis sepeda motor premiun atau moge terusmeningkat penjualannya dan akan berimbas positif ke pembisnid modifikasi” ujar Ariawan KompasOtomotif Rabu (20/7/2016). Baca juga TVS Akula 310 Kembangkan Mesin dari BMW Motorrad dan Yamaha Bakal Absen di Ajang GIIAS 2016

 

Top