Mobil Semiotonom Nissan Diterapkan di Indonesia, Benarkah?

Benarkah Mobil Canggih Semiotonom Nissan Segera Hadir di Indonesia? – Belum lama ini, Nissan telah resmi merilis Nissan Serena di Jepang, tepatnya pada 13 Juli 2016 kemarin. Di pasar otomotif Negeri Sakura tersebut, mobil tipe MPV (Multi Purpose Vehicle) itu sudah dibekali dengan teknologi semiotonom yang disebut dengan ProPILOT.

benarkah mobil canggih semiotonom nissan segera hadir di indonesia

Meskipun demikian adanya, menurut Budi Nur Mukmin selaku General Manager Marketing Strategy PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menhgatakan bahwa pihaknya hingga saat ini masih belum memiliki rencana untuk meluncurkan mobil generasi terbaru dari jajaran Serena tersebut di kancah pasar otomotif Tanah Air. “Kami menganggap produk saat ini masih cukup kompetitif,” ujar Budi, kemarin.

Selain itu, Budi juga kembali menambahkan bahwa jika menyoal pada fitur canggih ProPILOT, pihaknya sedikit tidak yakin jika mobil tersebut bisa diaplikasikan atau dijual di Indonesia. Pasalnya, pemanfaatan dukungan infrastruktur yang memadai sangat dibutuhkan mobil tersebut. “ProPILOT membutuhkan infrastruktur tersendiri. Mobil ini bekerja berdasarkan sensor dan kamera. Sensor untuk mendeteksi mobil di depannya dan juga membaca marka jalan. Jadi dia bisa membaca garis jalan. Kalau, infrastruktur termasuk marka jalan bisa terbaca dengan baik, sebenarnya ProPILOT bisa diadaptasi. Maka sementara ini hanya dikhususkan untuk Jepang karena memang infrastrukturnya lebih bagus,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keadaan mdan jalan yang ada di Indonesia masih dianggap jauh dari standar atau ideal untuk penggunaan mobil dengan teknologi semiotonom tersebut. Sebab, tidak hanya masalah infrastruktur sajaa melainkan juga kesadaran akan berlalu lintas pun juga turut menjadi salah satu faktor bisa tidaknya penoperaian mobil berteknologi canggih tersebut. “Coba bayangkan, kalau nyetir ProPILOT terus tiba-tiba ada pengamen menutup sinyal. Di negara maju, hal seperti itu enggak ada. Sedangkan di Indonesia ada pengamen, ada motor, yang bisa menghalangi sinyal. Jadi kalau ditanya memungkinkan, iya. Tapi tidak dalam waktu dekat lah,” tutup dia. Baca juga Mobil Otonom Sedang Dikembangkan Audi dan Wujud Dari All New Nissan Serena Mulai Terkuak.

Top