Pasar “City Car” Melemah, Apa yang Rencana Mitsubishi?

Berkembangnya Segmen LCGC Membuat Pasar City Car Melemah – Jika melihat pasaran mobil saat ini, yang tengah naik daun di Tanah Air misalnya adalah pasar mobil SUV yang secara perlahan hampir menyamai MPV. Nah, selain dua segmen tersebut, ada segmen lain yaitu City Car. Dalam segmen ini, salah satunya adalah Mirage yang merupakan mobil perkotaan produksi Mitsubishi yang masuk dalam posisi tiga besar penjualan city car di Indonesia.

berkembangnya segmen lcgc membuat pasar city car melemah

Saat ini, jika berdasarkan data dari wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Pangsa pasar Mitsibishi Mirage memiliki pangsa sebesar 16,1 persen. Posisi ini merupakan posisi ketiga setelah Honda Brio dan Toyota Etios Valco. Namun, dalam pangsa pasar tersebut Mitsubishi juga tetap harus menerima kalau segmen ini tengah melemah. Kabranya salah satu penyebab melemahkanya segmen City Car ini adalah karena berkembangnya segmen mobil murah Low Cost Green Car  (LCGC).

Hanya saja, meskipun segmen City Car tengah melemah, namun hal ini tidak mengurangi semangat Mitsubishi untuk terus menghidupkan gairah terhadap mobil perkotaan di pasar Tanah Air.

Seperti dalam kutipan yang dilansir dari KompasOtomotif, Rabu (27/07/2016) Irwan Kuncoro, selaku Operating GM MMC Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mengatakan, “Kami juga tidak tahu transisi deman mobil kota sendiri seberapa. Di dalam segmen city car ada Mirage, kamudian di bawahnya  ada LCGC. Karena LCGC bermain di harga rendah dan segmen itu yang lebih tumbuh dan demand-nya membesar, menyebabkan mobil segmen kompak A bisa menurun,” Ujarnya.

Irwan lalu melanjutkan, bahwa meski demikian pembaruan demi pembaruan akan terus dilakukan, yang terpenting adalah untuk posisi produknya value of Money. “Pasar ini memang akan naik dan turun, dan pasrah kalau demand di segmen ini melorot. Ketika itu terjadi, yang kami lakukan adalah mempertahankan pangsa pasar saja,” Tambahnya.

Irwan juga meyakinkan, bagaimanapun kondisinya, Mitsubishi akan tetap menjaga Mirage, karena memang segmentasinya berbeda dengan LCGC. Hal ini, karena perusahaan tetap optimis bahwa Mirage merupakan value of money, bahkan untuk konsumsi bahan bakarnya lebih irit dibandingkan LCGC. Baca juga Toyota Tengah Siapkan Mobil Pintu Geser Berikutnya dan Mitsubishi Jepang Jelas Rugi, Keuntungan Cabang Internasional Jadi Gantungan

Top