Ford Bakal Hengkang Pula Di Inggris?

Tak Hanya Indonesia, Ford Berencana Mundur di Inggris – Pabrikan mobil Ford nampaknya tak henti-hentinya untuk membuat sensasi di dunia otomotif. Setelah menyatakan mundur dalam dunia bisnis otomotif di Indonesia yang kemudian dilanjuti dengan efek domino luar biasa pada tataran agen dan konsumen, kali ini Ford berencana untuk menutup pabriknya di Inggris.

ford bakal hengkang pula di inggris

Dilansir dari Kompas (1/8/2016), perencanaan penutupan pabrik Ford di Inggris berbeda alasan dengan hengkangnya bisnis Ford di Indonesia. Jika di Indonesia modus pasar yang kurang bersahabat menjadi momok utama bagi Ford, di Inggris kejadian Brexit alias British Exit yang dituduh sebagai aktor utama penyebab keharusan penutupan pabrikan miliknya.

Bob Shanks, Chief Financial Officer Ford Inggris memberikan penjelasan bahwa pada dasarnya keluarnya British dari Uni Eropa membuat dampak yang besar bagi perekonomian negara tersebut. Pasalnya dengan asumsi ketahanan keuangan yang lebih kuat dari Uni Eropa, nyatanya pada 23 Juni yang lalu mata uang Inggris tercatat telah mengalami kemrosotan sebesar 11 persen dari Dolar Amerika Serikat pasca pernyataan keluarnya negara tersebut dari kesatuan Eropa.

Tentu saja, kemrosotan dalam angka belasan persen tersebut akan sangat berpengaruh bagi industri raksasa yang sudah kadung menanamkan investasi dalam jumlah yang tak sedikit. Hal ini tentu saja berlaku pula dalam perhitungan ekonomi pabrik Ford. Masih dilansir dari sumber yang sama, akibat hal tersebut Ford menaksir membutuhkan dana tambahan sebesar 1 miliar Dolar Amerika Serikat. Bahkan, kebutuhan tambahan dana tersebut ditaksir akan masuk dalam dua tahun bisnis ke depan atau setidak-tidaknya hingga kondisi perekonomian British pulih kembali. Atas kejadian tersebut, Shank menyatakan diri bahwa Ford akan fokus untuk masalah kebutuhan dana tambahan tersebut. Namun pihaknya tetap optimis bahwa Ford akan tetap mampu bertahan.

separator

Sebagai informasi, saat ini Ford masih memiliki basis produksi besar di Inggris yang terletak di Dagenham dan Bridgend. Ketika ditanya tentang eksistensi pabrik tersebut ke depannya, pihaknya menyatakan masih akan mempertimbangkannya berdasarkan kebutuhan dana tambahan tersebut. Apabila penutupan ini dilakukan, bukan tak mungkin basis suplai Ford di dunia akan berpindah haluan dari Inggris ke negara-negara lain. Baca juga Diler Ford Ingin Ikut GIIAS 2016 dan Ford Tak Akan Menunda Lagi untuk Pergi Tahun Ini Juga.

Top