Karir VW Tamat Di Korea Selatan

VW Sudah Lama Bersiap Hengkang Dari Korsel – Masalah panjang yang ditimbulkan oleh skandal VolksWagon nampaknya tak akan berakhir dengan cepat. Setelah sebelumnya ribut dengn Pemerintah Amerika Serikat, kali ini VW dikabarkan bersengketa dengan Pemerintah Korea Selatan. Alasannya secara detail mungkin bisa berbeda. Sayangnya, penyebab tamanya sama. VW dituduh main curang dalam berbisnis.

karir vw tamat di korea selatan

Kali ini, VW di Korea Selatan dituduh melakukan pemalsuan atas data produknya. Tentu saja, untuk tataran negara yang melek hukum dengan Pemerintahan yang menyejahterahkan rakyat, akan mengambil sikpa tegas terhadap pihak manapun yang berusaha melanggar hak-hak warga negaranya. Nampaknya hal ini yang membuat sengketa ini sempat membuat ketegangan dalam pasar otomotif di Korea Selatan.

Advertisement

Dilansir dari  Kompas (3/8/2016), VW dikabarkan tak akan bisa lagi berbisnis di Korea Selatan. Kabar ini menyusul dicabutnya izin penjualan VW atas 32 model yang telah susah payah dibuatnya. Selain itu, VW juga diharuskan membayar denda sebesar 17,8 juta miliar won atau setara Rp 200,8 miliar. Beberapa keharusan tersbeut bukanlah isapan jempol belaka. Pasalnya, semuanya hasil dari putusan Pemerinta berdaulat di sana.

Keputusan itu diambil lantaran VW dituduh telah memalsukan data emisi produk mereka termasuk emisi suara yang ditimbulkan oleh produk bermesin yang mereka miliki. Praktis, kejadian ini berarti akan berdampak pada tidak berlakunya sertifikasi untuk 83.000 mobil bermesin diesel dan bensin VW, Audi, dan Bentley di Korea Selatan.

Dilihat dari jumlah unit, maka angka mencapai 209.000 unit melingkupi ke-32 model yang dicabut tersebut. Parahnya lagi, sebelumnya pada November 2015, pencabutan sudah dilakukan untuk produk VW sebanyak 126.000 unit. Pencabutan apda 2015 silam tersebut dilakukan karenatuduhan manipulasi emission control system.

Di sisi lain, di Korsel VW telah berhasil membukukan pertumbuhan penjualan lebih dari tiga kali lipat dalam waktu singkat. Pasalnya, pertumbuhan sebesar 35.778 unit pada 2015 memang menjadi bukti kongkrit eksistensinya. Namun pada beberapa waktu terakhir ini, VW menderita kemerosotan tajam. lebih-lebih setelah skandal emisi yang menimpanya menyeruak di permukaan.

Menariknya, kabar beredar menyatakan bahwa sejatinya VW sudah siap hengkang dari Korsel semenjak 25 Juni 2016 yang lalu karena memang sudah menghentikan operasionalnya dari tanggal tersebut. Baca juga Keputusan Denda Rp 2,3 Triliun di AS Mengejutkan Pihak VW dan BMW Curhat, Izin Produksi Terhambat Di AS.

Top