Unjuk Gigi Mobil Balap Otonom

Apa Jadinya Balap Mobil Tanpa Awak ? – Adu kecepatan merupakan hal alamiah yang sudha dilakukan manusia semenjak lama. Jika dahulu manusia hanya sekedar beradu menggunakan kakinya, masa-masa teknologi ini manusia akan memanfaatkan ciptaannya untuk mengadu kemampuannya. Hal ini yang menjadi konsep utama adanya balapan di dunia otomotif. Menariknya, perkembangan teknologi dewasa ini yang cenderung berpusat pada otomatisasi perangkat, akan segera menemui titik temunya dalam dunia balap.

unjuk gigi mobil balap otonom

Dilansir dari Okezone (5/8/2016), rencananya balapan mobil tanpa awak alias mobil otonom akan segera diadakan pada tahun 2017. Melihat dari konsepnya dapat dipastikan, tak akan ada manusia yang akan mengendalikan secara langsung jalannya adu roda empat ini di aspal nantinya. Even ini rencananya akan diadakan oleh Roborace selaku penanggung jawab utama dalam acara tersebut.

Advertisement

Mengulik bocoran spesifikasinya, pada prinsipnya dengan mengacu roda berjumlah empat dapat dikatakan balapan ini merupakan balapan otomotif mobil dengan spesifikasi yang lebih canggih. Pasalnya, bagian depan mobil dilengkapi dengan ultrasonic sensor, front radar, front corner lidar, serta beberapa kamera yang mampu membaca kondisi situasi kendaraan saat sedang melaju di lintasan balap. Beberapa bagian tersebut akan berfungsi sebagai data inputan bagi mobil tersebut untuk dapat mengambil keputusan apa yang akan dilakuakn selanjutnya seperti mengerem, belok, dan gas. Hebatnya, semua itu dipastikan akan berjalan secara otomatis.

Untuk masalah kecepatan maksimal, Roborace masih belum menerbitkan spesifikasnya. Namun dari beberapa pakar yang ada, prediksi kecepatan berada pada angka 289 km/jam. Prediksi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat aerodinamika atas bodi standar mobil tanpa awak tersebut. Melihat dari sisi bodi, memang bisa dibilang sangat menarik. Pasalnya, tanpa kehadiran kokpit manusia dalam mobil ini tentu menciptakan kesan yang lebih mulus dan halus dalam lekukannya. Menariknya lagi, bagian roda semuanya tertutup bodi tidak seperti standar mobil F1 yang terbuka.

Jika diingat, balapan mobil otomatis ini memang akan lebih sensasional, setelah sebelumnya Formula E direncanakan akan segera dihadirkan. Untuk Formula E sendiri, konsep yang digunakan tetap menggunakan ‘supir’ manusia dengan kekhususan pada konsep penggunaan mobil listrik. Sehingga pada mobil ini sudha dapat dipastikan hanya akan dimasuki oleh mobil-mobil halilintar saja. Baca juga Bertarung di kandang sendiri Yamaha membidik target podium juara dan Nissan GT Academy 2016 Digelar di Kota Pelajar.

Top