Immobilizer Sudah Mampu Ditembus

Tak Ada yang Aman Dari Niat Jahat – Selain untuk memudahkan kehidupan manusia, teknologi memang ditujukan untuk memberikan rasa aman yang lebih dalam menjalani kehidupan. Pasalnya, selain gangguan-gangguan alam senantiasa terjadi sebagai ujian, niat jahat manusiapun sering merecoki keharmonisan kehidupan umat manusia. Parahnya lagi, niat jahat manusia sendiri mampu diaplikasikan dalam berbagai bentuk lantaran manusia selalu memiliki cara untuk melancarkan niatnya.

immobilizer sudah mampu ditembus

Hal ini yang nampaknya membuat sistem pengamanan menjadi teknologi yang memakan biaya mahal. Pasalnya, selain kudu menyelamatkan dari kemungkinan kejahatan konvensional, teknologi keamanan setidaknya perlu memrediksi kemungkinan kejahatan selangkah ke depan. Konsep inilah yang membuat sistem keamanan dalam berbagai bidang senantiasa dikagumi oleh banyak pihak.

Menariknya, dunia serawan dunia otomotif nampaknya menjadikan sistem keamanan adalah suatu momok yang menakutkan bagi semua perusahaan yang bergerak dalam bidang tersebut. Dilansir dari Kompas (6/8/2016), salah satu sistem keamanan tercanggih dalam dunia otomotif yakni immobilizer dilaporkan kandas di tangan dua ahli peretasan

Para tersangka, Michael Arcee dan Jesse Zelay dilaporkan hanya menggunakan sebuah laptop untuk melancarkan aksinya. Menariknya, duo ini sudah lama menjadi incaran polisi setempat lantaran sudah lebih dari enam bulan lalu melancarkan aksinya terus menerus. Atas hasilnya selama itu, tersebut angka 30 unit mobil jenis Jeep dan Dodge sudah berhasil dibawa kabur oleh komplotan tersebut. Untungnya, aksi mereka sempat terekam kamera pengawas yang menjadi petunjuk utama untuk penangkapan mereka.

separator

Walaupun sudah ditangkap, dampak kejahatan yang mereka lakukan tak bilang sederhana. Jika pencurian biasa mengakibatkan kerugian pada pihak korban semata, pencurian dengan menggunakan kecerdasan dan keahlian yang mereka miliki tersebut nyatanya sampai membuat geger dunia otomotif. Pasalnya, Jeep Cherokee yang mereka bobol tahun lalu sudah diklaim menggunakan teknologi yang canggih namun masih saja dapat dibobol oleh kedua orang tersebut.

Hal ini sempat membuat Fiat Chrysler Automobiles (FCA) sebagai penanggung jawab Cherokee me-recall 1,4 juta mobilnya tersebut untuk menjalani perbaikan sistem. Tentu saja, hal ini menjadi catatan merah bagi sistem pengamanan di dunia otomotif. Baca juga Honda Brio Satya Kini Hadir Dengan Transmisi Matic Dan Sistem ABS dan Kehadiran Suzuki Swift Edisi Spesial di Geneva Motor Show 2016 Menggoda Pengunjung.

Top