Geely Tak Membuat Geli Pasar Indonesia

Geely Di Cina Laris, Di Indonesia Menangis – Pasar kejam dunia otomotif nampaknya memang berlaku di Indonesia. Pasalnya, penetrasi masalah merek di Indonesia cenderung memiliki pengaruh yang ekstra kuat untuk menentukan kesukesannya di pasaran tanah air. Tentu, melihat fenomena ini jatuh bangun merek-merek tertentu menjadi hal yang menarik untuk diamati oleh berbagai pihak.

geely tak membuat geli pasar indonesia

Salah satu merek terbaru yang berusaha meringsek pasar Indonesia adalah Geely. Merek asli negeri Cina ini sebenarnya tak bisa dibilang pemain baru di pasar otomotif Internasional. Pasalnya, kiprahnya mengisi kebutuhan roda empat untuk konsumen di berbagai negara sudah tak perlu diragukan lagi. Hal ini yang membuat rasa percaya diri Geely sangat tinggi untuk masuk ke Indonesia.

Sayangnya, dilansir dari Kompas (10/8/2016), Geely sempat dilaporkan tak laku. Bahkan menurut data dari Gaikindo, pada semester pertama 2016 ini Geely mencatat nol penjualan. Tentu hal ini sangat mengagetkan lantaran jumlah produk yang ditawarkan berada pada angka yang tak sedikit. Padahal, jika menengok varian yang ditawarkan oleh Geely, bisa dibilang tak sedikit.

Sebut saja model MK yang statusnya completely knock down (CKD), LC, Emgrand, LC Cross yang kadang diimpor maupun dirakit di Indonesia telah sempat mengisi jajaran produk yang ditawarkan Geely di Indonesia. Sayangnya, nyatanya pilihan-pilihan tersbeut tak mampu membuat konsumen bergeming untuk meminang Geely sebagai partner jalannya. Hal ini tentunya berarti Geely tak mampu membuat perubahan yang berarti pada pasar otomotif tanah air.

Menariknya, hal sebaliknya malah terjadi di Cina. Sebagai negara asalnya, Geely malah memutuskan untuk meningkatkan volume produksi mobilnya. Hal ini diikuti dengan meningkatnya harga saham Geely yang melonjak 3,64 persen sehingga menjadi menjadi 5,69 dolar Cina per lembar. Tentu saja, lonjakan tersebut memberikan in dikasi adanya kepercayaan masyarakat setempat terhadap bisnis Geely yang menguntungkan. Singkatnya, Geely laris manis di negeri asalnya.

Hal ini diamini oleh data objektif dengan menyebut angka penjualan Geely tumbuh 46 persen di China, sementara ekspor turun 50 persen. Dalam enam bulan pertama tahun ini, penjualannya mencapai  280.300 unit, atau naik 11 persen. Angka tersebut merupakan 47 persen dari target yang ditetapkan untuk 2016 ini mencapai 600.000 unit. Baca juga Khawatir dengan Keselamatan Jalan Raya, China Larang Teknologi Otonomos dan Esemka Siap Di Bawa PT ACEH Ke Gaikindo.

Top