Sigra Dipreteli Di GIIAS 2016, Ada Apa?

Sigra Setengah Jadi Dibawa Ke GIIAS 2016 – Sensasi tersendiri duo LCGC Daihatsu-Toyota nampaknya memang belum ada habis-habisnya. Pasalnya, dengan kerja sama kedua pabrikan besar tersebut, satu sama lain saling sharing kelebihan yang mereka miliki. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen baik pecinta Daihatsu maupun Toyota. Bahkan, kehadirannya dalam segmen LCGC merupakan magnet yang tak mampu dilepaskan bagi sleuruh konsumen di pasar otomotif tanah air.

sigra dipreteli di giias 2016 ada apa

Setelah seluruh kelebihannya terbongkar melalui serangkaian pengenalan produk pada konsumennya, nampaknya Daihatsu memang sedikit resah. Pasalnya, kampanye hitam atas Sigra senantiasa muncul dari berbagai sumber yang tak bertanggung jawab. Terakhir, Sigra bahkan dikabarkan sebagai mobil kaleng dari sumber yang tak bertanggung jawab. Informasi tak valid tersebut tentunya sangat menggiring perhatian calon konsumen lantaran logika dasar LCGC butuh penekanan biaya produksi menjadi alasan pembenar yang tak terbantahkan.

Untuk itu, Daihatsu langsung bergerak cepat melakukan klarifikasi. Sebagai pembuktian nyata, Daihatsu bahkan mau repot-repot bawa Sigra setengah jadi ke acara GIIAS 2016. Tentu, kehadiran mobil setengah jadi dengan bodi yang belum terpasang smepurna punya tujuan yang jelas untuk membuktikan komponen jeroan yang disematkan dalam Daihatsu Sigra tersebut.

Dilansir dari Kompas (20/8/2016), demo rangka bangun Sigra dijelaskan menggunakan pewarnaan yang lebih memahamkan calon konsumen. Jika melihat warna kuning pada rangkanya, dijelaskan bahwa bagian tersebut berfungsi sebagai sarana pengalir benturan dari atas ke bawah. Tujuannya sederhana, agar kabin tak berubah bentuk apabila terkena gaya dari atas maupun bawah.

separator

Warna orange memiliki fungsi yang sama pula dalam menjaga kabin. Namun, rangka berwarna orange kali ini memiliki fungsi yang lebih general karena dikonstruksikan untuk menyebarkan gaya ke segala arah di luar kabin. Sedangkan untuk warna abu-abu, juga memiliki fungsi yang sama. Perbedaannya ada pada material yang sengaja dibuat denagn baja ringan agar bobot Sigra tak memberatkan kinerja mesin.

Untuk interiornya, Daihatsu juga tega mengiris Sigra. Tampak adanya kantong airbag yang kempis (karena memang tidak dikembangkan) serta teknologi setir yang dapat patah sendiri apabila terkena benturan. Semua hal tersebut tentu menjadi bukti yang kuat bahwa Sigra bukan mobil yang mengacuhkan keamanan penggunanya. Baca juga Hadirkan Sigra, Daihatsu Suntik Mati Xenia 1.000 cc dan Ini Dia Harga Resmi Daihatsu Sigra.

Top