Daihatsu Sabar Tanggapi Permintaan

Pesanan Lebihi Target, Daihatsu Tunggu 6 Bulan Untuk Tambah Unit – Pesona duet Toyota Calya dan Daihatsu Sigra bisa dikatakan memang tak terbantahkan. Pasalnya, dengan segmen LCGC yang dibawanya, kedua varian yang merupakan hasil kerja sama antaran Toyota dan Daihatsu ini bisa dibilang semakin menjadi-jadi dalam menggaet para konsumennya. Bahkan, senjata dalam satu branding duo ini saja bisa dikatakan sudah menyapu bersih seluruh segmen LCGC. Alhasil, tak heran jika para calon konsumen klepek-klepek tak mampu melepaskan diri dari godaan untuk memilikinya.

daihatsu sabar tanggapi permintaan

Dilansir dari Okezone (22/8/2016),  LCGC MPV Daihatsu Sigra sudah terjual lebih dari 5.000 unit. Sementara kembarannya, Toyota Calya, juga sudah melewati target yakni 8.000 unit. Padahal, secara target dimuka, Daihatsu hanya menargetkan penjualan Sigra sebanyak 2.000-3.000 unit dan Toyota mematok 7.000 unit Calya laku per bulan. Tentu saja jika dilihat dari tataran angka, unit yang tersedia nantinya tak akan cukup memenuhi permintaan.

Menariknya, menanggapi fenomena tersebut Daihatsu selaku penanggung jawab produksi duo tersebut malah mengaku santai. Pasalnya, mereka masih tak mau menambah jumlah produksi untuk memenuhi permintaan tersebut. Masih dilansir dari sumber yang sama, Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra menyatakan angka tersebut masih masuk dalam kajian Daihatsu sebelum melakukan penambahan unit.

Menurutnya, enam bulan setelah produk dilepas ke pasaran tak bisa dijadikan dasar untuk gegabah penambahan unit baru. Menurutnya, satu semester pertama tersebut merupakan euforia yang akan menimbulkan angka permintaan semu. Angka permintaan tersebut baru benar-benar valid apabila setelah enam bulan masih stabil pada angka yang sama.

separator

Walaupun demikian, surat pemesanan kendaraan (SPK) memang menjadi indikator penting dalam menentukan kajian penambahan unit tersebut. Berdasarkan pengalaman Amelia, biasanya dari SPK menjadi unit mobil yang benar-benar terjual akan jatuh hingga setengahnya. Pasalnya, sebelum mobil benar-benar dikirimkan, akan ada survey kelayakan pembeli dan utamanya pelunasan down payment sebagai tanda keseriusan konsumen. Melihat dari informasi tersebut, tentu kesangaran duo ini di dunia otomotif di Indonesia baru dapat dirasakan tahun depan. Baca juga Ini Dia Harga Resmi Daihatsu Sigra dan Hadirkan Sigra, Daihatsu Suntik Mati Xenia 1.000 cc.

Top