Airbus Ciptakan Pesawat Roda Empat

Mobil Terbang Dari Airbus – Impian manusia untuk berkendara secara cepat dan aman adalah impian lama yang sedikit demi sedikit menjadi kenyataan. Tentu, dengan tercapainya mimpi tersebut, maka mimpi terbaru pun segera di-update oleh manusia untuk memuaskan batas maksimalnya. Setelah sebelumnya berhasil membuat kendaraan roda empat untuk menjadi alat jalan pokok di jalanan, manusia juga membuat pesawat untuk dapat berkendara di udara. Sayangnya, kedua kendaraan tersebut memiliki kelemahan masing-masing.

airbus ciptakan pesawat roda empat

Bisa dibilang pesawat memiliki kekurangan lantaran tak bisa berhenti di tempat selayaknya helikopter. Sedangkan mobil memiliki kekurangan dalam hal kemacetan. Sehingga kedua kekurangan tersebutlah yang menjadi pokok dalam pengembangan teknologi selanjutnya. Menariknya, mimpi ini dikabarkan akan segera menjadi kenyataan.

Advertisement

Dilansir dari Okezone (23/8/2016), Perusahaan penerbangan asal Eropa, Airbus dengan percaya diri memberikan keterangan mengenai model terbarunya, yakni mobil terbang. Proyek tersebut dinamakan sebagai Cityairbus. Tujuannya jelas, untuk mengurangi angka kemacetan sebagai akibat tumbuhnya industri otomotif dunia yang tak sesuai dengan  pembangunan infrastruktur.

Melihat spesifikasi yang beredar, mobil terbang ini tak bisa dibilang sebagai pesawat terbang pad umumnya. Pasalnya, mobil terbang memiliki konsep drone yang berjalan dengan sistem baling-baling ganda. Tentu saja, baling-baling tersebut memiliki fungsi utama sebagai perangkat untuk menangkap angin sebagai daya angkatnya. Sayangnya, Airbus enggan membocorkan rahasia kekuatan mesin yang mampu mengangkat mobil tersebut. Hal yang pasti, proyek ini memiliki target pada segmen mobil kargo dan mobil penumpang. Artinya, kekutan mesin yang digunakan tak akan mungkin main-main.

Menariknya, dengan segala misteri tersebut,  Airbag telah siap untuk menguji pesawat roda empatnya tersebut. Tersebut negara Singapura akan menjadi tempat untuk menjajal teknologi terbaru buatan manusia ini. Kabarnya, pengujian tersebut akan menggunakan pilot pengemudi. Walaupun demikian, secara rencana, Airbus menginginkan mobil terbang buatannya mampu berkendara sendiri sebagaimana mobil otonomos.

Tentu saja, apabila proyek ini berhasil, dapat dipastikan akan emnjadi proyek percontohan bagi para pabrikan otomotif di dunia. Sehingga jangan heran apabila dalam beberapa tahun mendatang teknologi otonomos tak lagi dianggap sebagai proyek utama lantaran masuk ke dalam pengembangan proyek ini. Baca juga Low MPV Mitsubishi Siap Diproduksi Massal Bulan Oktober 2017 dan Mantan Pejabat Eksekutif Airbus Pimpin Tata Motors.

Top