Teknisi Indonesia Diakui Bisa Bekarja di Negara Tetangga

Sekolah binaan AHM telah bersertifikasi  – Bendung pekerja dari negara asing, salah satu upaya yang dilakukan dengan mengembangkan kompetensi sumber daya manusia  (SDM) di Indonesia, khusus para teknisi. Hal ini juga dibarengi dengan keluarnya sertifikasi profesi, sebagai bukti konkret kemampuan si mekanik atau teknisis berkompetensi. Tidak hanya itu saja melalui kompetensi dan sertifikasi yang sudah berstandar tinggi ini, membuat para mekanik atau teknisi bisa bekerja di luar negeri, terutama dinegara ASEAN. Pasalnya saat ini masyarakat ekonomi ASEAN sudah berlaku, dan Indonesia harus mengambil keuntungan dari situ.

sekolah binaan ahm telah bersertifikasi

“Sudah semestinya teknisi memiliki sertifikasi profesi seperti layaknya di Jepang. AHM saat ini sedang mengupayakan untuk menjadi LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). dengan membawa nama industri dan merek yang tercantum dalam lembaran sertifikasi tersebut ,”tutur Handy Hariko Senior Manager Training Departement Technical Service Division AHM, KompasOtomotif, Jumat (26/8/2016).

Namun nantinya melalui kerjasama yang dilakukan oleh AHM dengan 527 SMK tahun ini diharapkan mencapai 600 lebih bisa menjadi lokasi sertifikasi teknisi di seluruh Indonesia. Namun sampai saat ini negosiasi masih mentok di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Nantinya SMK yang akan dirujuk AHM itu bisa mengeluarkan sertifikasi, bukan hanya bagi murid di SMK tersebut tetapi bagi seluruh siswa yang ada di Indonesia. Guru, Peralatan dan juga laboratorium yang ada di sekolah binaan AHM telah bersertifikasi.

Untuk para guru yang bersertifikasi ini sangat memahami berbagai peralatan atau tools mekanik. akan ada 52 guru dari seluruh Indonesia yang bakal bersertifikasi, sertifikasi juga akan terbagi menjadi tiga tingkaan, Brown, Silver dan Gold. meski baru akan ada 52 guru yang bersertifikasi. Bisa dipastikan para guru ini akan menjadi pioneer di masing-masing propinsi yang tersebar diseluruh Indonesia.

separator

“Kami juga sedang mengupayakan bersama Politeknik Manufaktur Astra, kalau nantinya sertifikat yang akan di keluarkan oleh AHM bisa tembus ASEAN. Artinya dengan berbekal sertifikat ini teknisi Indonesia bisa bekerja sampaike luar negeri,” ujar Handy optimis. Baca juga Akibat Pemakaian Gearset Tak Standar dan Astra Honda Motor Best Student 2016 Bertema Enterpreneur

Top