Celerio Memang Dibuat Tak Laku

Bukan Volume Maker, Celerio Dapat Alasan Pembenar – Geliat Suzuki di pasaran otomotif roda empat tanah air nampaknya memang tak semeriah vendor-vendor lainnya. Pasalnya, jika dipandang secara awam pasar Suzuki dalam segmen roda empat mungkin mulai meredup setelah segmen Karimunnya direbut oleh banyak pihak yang lebih akrab di masyarakat. Namun bukan pengusaha namanya jika dijegal sedikit kemudian gulung tikar.

celerio memang dibuat tak laku

Setelah berusaha bangkit dari kejamnbya dunia otomotif tanah air, berbagai varian pun diterbitkan oleh Suzuki. Namun siapa sangka jika angka penjualan juga tidak selalu menjadi bahasan penting dalam penerbitan varian-varian baru. Hal ini nampaknya terjadi pada Suzuki Celerio. Setelah sebelumnya ketahuan tak banyak menghasilkan penjualan, Suzuki, selaku empunya Celerio angkat bicara.

Dilansir dari Kompas (30/8/2016), Direktur Marketing SIS Donny Saputra menjelaskan bahwa tahun ini Celerio tak begitu cemerlang karena Suzuki lebih fokus untuk menjajakan Splash. Selain itu, Donny juga menyatakna bahwa Celerio masuk dalam kategori made by order. Artinya, kehadira penjualan Celerio sebatas permintaan yang diajukan oleh konsumen.

Senada denagn pernaytaan Donny, sebelumnya Suzuki juga sudah mengindikasikan bahwa Celerio bukan ditargetkan untuk menjadi volume maker. Artinya, Celerio tidak akan dijadikan tonggak penjualan Suzuki untuk mencetak angka kesuksesan mereka. Menariknya, jika ditengok dari fakta di lapangan, baik Celerio dan Splash merupakan produk impor dari India secara utuh. Artinya tentu ada pertimbangan tersendiri mengapa Suzuki mau melego Splash lebih dahulu ketimbang Celerio.

separator

Sebagai informasi, pada penjualan tahun ini tercatat hanya ada 2 unit Celerio yang terjual hingga saat ini. Hal ini tentu memberikan sebuah pikiran ganjil terhadap kondisi tersebut. Pasalnya, secara spesifikasi yang menarik lantaran menjadi model yang menggunakan CVT setelah Swift Sport. Untuk segmen hargapun Celerio masuk dalam kategori wajar di angak 160 jutaan Rupiah.

Padahal, Celerio diketahui masih masuk dalam varian yang baru karena diperkenalkan pada 2015 yang lalu. Sayangnya, segmen yang dimasuki Celerio memang masuk dalam kategori serba salah. Pasalnya, Celerio berada di segmen pertengahan antara Karimun Wagon R dan Suzuki Splash. Sebagaimana diketahui, kedua model tersbeut merupakan andalan Suzuki di beberapa tahun terakhir. Baca juga Suzuki Celerio Digemari Masyarakat India Karena Tersedia dalam Banyak Pilihan dan Celerio Bakal Terbang Ke Malaysia dengan Nama Proton.

Top