Taksi Otonom Segera Sambangi 3 Negara Asia, Indonesia Termasuk Kah?

Setelah Singapura, Taksi Otonom Hadir di 3 Negara Asia – Akhirnya, beberapa minggu lalu sempat dikabarkan bahwa salah satu perusahaan star up asal Negeri Paman Sam yang bergelut pada bidang penyediaan kendaraan umum tanpa sopir atau biasa disebut sebagai kendaraan otonom, nuTonomy telah sukses dalam menjalani debut taksi otonom perdananya di Singapura.

Setelah Singapura, Taksi Otonom Hadir di 3 Negara Asia

Terkait hal tersebut, Doug Parker selaku CEO nuTonomy mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melakukan sebuah uji coba taksi seruap di 3 negara Asia lainnya di tahun 2017 mendatang. Namun, Doug Parker sendiri masih merahasiakan 3 negara Asia tersebut dan akan menyebut ketiga negara Asia yang akan menjadi sasarannya itu pada bulan depan. Namun, di sisi lain ia pun juga menyatakan ketertarikannya untuk melakukan uji coba kendaraan yang dinamai ‘Robo Taxi’ tersebut di Timur Tengah. Di sisi lain, Amerika Serikat dan Inggris sendiri pun juga ia masukan dalam daftar target sasarannya. Dan, pada tahun 2020 pihaknya menargetkan sudah bisa mengoperasikan robo taxinya itu di 10 negara, yaitu Asia, Amerika, dan bisa jadi Eropa.

Perlu diketahui bahw nuTonomy sendiri mulai mengoperasikan taksi otonom besutannya tersebut menggunakan model Mitsubishi i-Miev dan Renault Zone di Singapura. Sampai saat ini, beberapa orang atau sekitra puluhan orang sudah mencoba menggunakan robo taxi ini. Untuk wilayah operasinya hingga saat ini masih dibatasi serta titik start dan finish pun juga ditentukan. Namun, ia mengungkapkan bahwa ke depannya titik pemberangkatan dan tujuan akan segera ditambah dan dikembangkan kembali.

Lantas mengapa Singapura yang dipilih sebagai lokasi debut internasional, bukan di Silicon Valley, California? Parker menjawab, Silicon Valey sudah terlalu umum dijadikan lokasi pengujian mobil otonom. Pihaknya juga tidak memiliki hubungan dengan perusahaan “penunggu” Silicon Valey seperti Apple dan lainnya. Selain itu pihaknya mendukung Pemerintah Singapura untuk pengadaan kendaraan ramah lingkungan dan berteknologi canggih. Tak kalah pentingnya, para pengguna jalan di Singapura juga sudah memiliki kesadaran tertib berlalu lintas yang baik. Lantas, bagaimana dengan Indonesia? Baca juga Taksi tanpa pengemudi resmi beroperasi dan Apa Jadinya Balap Mobil Tanpa Awak ?.

Top