Toyota Paham, Kehadiran Calya Bisa Jadi Predator Agya

Calya Ancam Kestabilan Agya dan Avanza – Industri otomotif memang mau tak mau diakui merupakan pasar yang sangat sadis. Pasalnya, jenis industri yang satu ini membutuhkan modal yang tak sedikit dengan ekspektasi pasar yang senantiasa berubah. Hal tersebut terjadi lantaran pesaing senantiasa terus berdatangan setiap harinya. Selain itu, keinginan konsumen untuk senantiasa mencicipi rasa baru dari mesin beroda memang tak bisa dipungkiri menjadi sebab dinamika pasar menjadi salah satu yang terdepan ketimbang dinamika pasar yang lainnya.

toyota paham kehadiran calya bisa jadi predator agya

Tentu, untuk perusahaan-perusahaan besar dapat dengan mudah menyiasatinya dengan senantiasa menerbitkan produk-produk baru spektakulernya. Salah satu perusahaan yang menjadi pionir otomotif di Indonesia sendiri ialah Toyota yang terakhir menelurkan Toyota Calya dengan segmen MPV 7-seater. Segmen tersebut diketahui memang menjadi segmen primadona di Indonesia. Namun siapa sangka, jika Toyota juga harus melawan produknya sendiri karena kehadiran Calya tersebut.

Advertisement

Dilansir dari Kompas (5/9/2016), Anton Jimmy, Kepala Divisi Pemasaran TAM menyatakan bahwa kehadiran Calya memang berhasil menggoyahkan posisi dominan Toyota Avanza dan Toyota Agya. Menurutnya, hal tersebut memang sudah menjadi suatu hal yang masuk dalam perkiraan Toyota selaku penerbit ketiga varian tersebut. Menariknya, walaupun Toyota Calya dibilang mampu menggoyang posisi kakak tuanya, namun ternyata posisi Toyota Avanza dan Agya masih masuk dalam ekspektasi.

Pasalnya, berdasarkan hasil penjulan bulan Agustus 2016 yang lalu, kedua varian yang sebelumnya menjadi tombak penjualan Toyota tersebut masih masuk dalam target penjualan Toyota sendiri. Alhasil, bagi Toyota predasi yang ditimbulkan oleh kehadiran Calya malah menjadi sebuah indikasi keuntungan yang luar biasa.

Jika menilik dari profil konsumen, Toyota Calya sendiri lebih condong dipegang oleh pembeli mobil pertama. Secara statistik, angka pembeli yang memiliki profil tersebut terbilang mencengangkan. Pasalnya, 50 persen konsumen Calya merupakan pembeli pertama. Sisanya, konsumen Calya memang masuk dalam kategori pembeli yang berkebutuhan mengganti mobil jadulnya. Selain itu, ada juuga pembeli yang memboyong Calya hanya sekadar untuk menambahkan koleksi roda empat di rumahnya. Baca juga Calya dan Sigra laris manis dan Laporan Per-Jumat 19 Agustus, Toyota Calya Dipesan 1.771 Unit.

Top