Terkait Kasus Yamaha-Honda, KPPU Siapkan Bukti Kenaikan Harga Skutik yang Tak Wajar

KPPU Masih Terus Selidiki Praktik Kartel Yamaha-Honda – Beberapa waktu lalu memang ramai dibicarakan terkait kasus kertel harga dari sepeda motor skuter matik milik Yamaha dan Honda. Kedua perusahaan diduga bersekongkol dalam mengatur harga jual atas kendaraan skutik milik merka masing-masing. Setelah dikabarkan mendapat panggilan sidang dari KPPU, kini Yamah dan Honda tengah berupaya membuktikan bahwa keduanya tidak menjalankan praktik kartel tersebut.

kppu masih terus selidiki praktik kartel yamaha honda

Namun, rupanya baru saja dikabarkan bahwa pihak Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) mengatakan bahwa mereka tetap berada pada pendiriannya dan berusaha mengumpulkan bukti atas tuduhan tersebut. Kedua agen pemegang merek (APM) dari sepeda motor masing-masing telah terlapor pada satu dan dua kasus dugaan praktik kartel untuk skutik 110-115 cc. Dan seperti diketahui, kasus tersebut saat ini masih terus disidangkan.

Advertisement

Awalnya, dugaan kasus kartel tersebut disampaikan setelah seorang saksi yaitu Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Gunadi Sindhuwinata memberikan keterangannya yang meringankan para terlapor dalam sidang lanjutan yang telah berlangsung pada Selasa, 6 September 2016 kemarin sore.

Dalam hal ini, seperti yang dirangkum dari Okezone, Rabu (07/09/2016) bahwa salah seorang investigator, KPPU, bernama Helmi Nurjamil, ketika dikonfirmasi setelah menjalankan sidang mengatakan bahwa ada indikasi kenaikan harga skutik yang tidak wajar.

Dalam konfirmasinya dikatakan, “Kami tetap berpendapat, adanya indikasi kenaikan yang sampai tiga kali. Itu adalah indikasi permainan. Artinya, ada harga yang sengaja dinaikkan karena ketika pelaku usaha terkonsentrasi di pasar, jangankan 75 persen, 50+1 saja pola pikir konsumen ketika ada kenaikan barang jadi berpikir hal itu wajar. Karena semua harga naik dan seragam,” Ujar Helmi.

Kabarnya, KPPU sendiri telah memiliki rencana dan beberapa temuan bukti baru. Dan investigator KPPU akan membeberkan bukti-bukti tersebut terkait kasus dugaan ptaktik kartel ini pada sidang selanjutnya.

“Sidang itu akan membuktikan. Pada fakta-fakta berikutnya dan akan kami ungkapkan apa saja harga motor yang naik dan apakah kenaikan itu wajar,” tutpnya.

Sejauh ini memang belum terdnegar konfirmasi pada media dari kedua APM tersebut, hanya saja mereka mesih tetap emnyangkat telah melakukan praktik kartel. Baca juga AHM Telah Siapkan Amunisi Untuk Hadiri Persidangan dan KPPU Bakal Lanjutkan Sidang Kasus Kartel Harga Sepeda Motor Matik Honda dan Yamaha

Top