GM Lakukan Perbaikan Massal Besar-Besaran!

Software Airbag Bermasalah, 4,3 Juta Unit Mobil GM Direcall – Kabar terbaru hadir dari General Motors (GM) yang mengumumkan bakal melakukan kampanye recall atau perbaikan massal terhadap sebanyak 4,3 juta unit mobilnya. Recall kendaraan ini diakibatkan oleh adanya permasalahan pada software yang terkait dengan airbag. Kesalahan tersebut menimbulkan indikasi adanya komponen kantorng udara (airbag) yang tidak dapat mengembang pada saat terjadi kecelakaan.

software airbag bermasalah 4,3 juta unit mobil gm direcall

Bahkan, dari permasalahan tersbeut, GM telah mendapatkan satu laporan kematian dan tiga luka-luka. Untuk itu, tindakan yang dilakukan GM tersebut diklaim sebagai tindakan recall terbesar sepanjang tahun, di jajaran produsen mobil terkemuka di dunia. Bahkan, masalah ini juga merupakan temuan baru yang menyangkut komponen airbag. Jadi, kasus tersebut bisa menjadi salah satu pelajaran baru bagi produsen mobil lain dalam melakukan uji coba sebelum nantinya mobil dipasarkan.

Selain itu, pihak GM selaku produsen mobil terbesar nomor tiga di dunia ini mengatakan seperti yang dirangkum dari KompasOtomotif, Sabtu (10/09/2016) bahwa hal ini merupakan keadaan langka, di mana komponen sensor dan modul diagnosa mengendalikan airbag memiliki cacat software, yang dapat membuat kantong depan tidak bisa mengembang. Hal ini tentu termasuk cacat yang fatal, karena salah satu sistem keselamatan standar pada mobil tidak dapat berfungsi jika terjadi kecelakaan lalu lintas.

Dalam keterangannya, pihak GM sendiri mengatakan seperti yang dkutip dari Reuters, “Penarikan truk dan seluruh model mobilnya yang diproduksi dari tahun 2014-2017 tidak akan memiliki dampak material pada keuangan perusahaan. Recall juga meliputi beberapa model yang baru muncul seperti Buick LaCrosse, Chevrolet Corvette, Silverado 1500, Chevrolet Tahoe, Suburban, Silverado HD, serta Cadillac Escalade, “Ujarnya.

separator

Dalam hal ini, lembaga keselamatan berkendara di Amerika atau yang bernama National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengatakan  dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya membenarkan laporan recall dari pihak General Motors.

Sebelumnya, diketahui pada bulan Mei lalu, GM telah menerima laporan kecelakaan yang melibatkan truk Chevrolet Silverado produksi 2014. Kecelakaan tersebut disebabkan oleh  permasalahan pada airbag yang tidak dapat mengembang dan pretensioner sabuk pengaman yang tidak secara otomatis mengencangkan diri. Baca juga VW Umumkan Recall Terhadap 30 Ribu Mobilnya Akibat Korosi Tangki Bahan Bakar dan Kasus Airbag Takata Masih Berlanjut, Honda Recall 668 Ribu Mobilnya di Jepang

Top