Chevrolet Tantang Tesla

Chevrolet Bolt Akan Menggilas Tesla – Panasnya listrik nampaknya baru dapat dirasakan dalam bidang industri mobil listrik saat ini. Pasalnya, jika pesimisme sempat hadir dalam varian canggih ini, saat ini semua pabrikan berangsur-angsur menjajali bisnis ini. Hal ini mulai nampak setelah Tesla, perusahaan otomotif yang hanya bermain dalam bidang mobil listrik menuai kesuksesan besar di berbagai belahan dunia.

Chevrolet Tantang Tesla

Tak mau kehilangan kesempatan dalam menuai keuntungan nampaknya menjadi acuan jelas bagi para pembuat mobil konvensional. Dalam jangka pendek, tentu tujuannya untuk mengalahkan Tesla sehingga mampu menjadi pihak yang terdepan dalam bidang mobil listrik. Untuk jangka panjang tentunya menjadi market leader yang akan bertindak sebagai kiblat penjualan mobil listrik tingkat dunia.

Salah satu pihak yang mulai menantang Tesla dalam skala industri adalah Chevrolet. Walaupun secara pengalaman dalam dunia otomotif bisa dikatakan lebih tua dari Tesla, tapi beda ceritanya untuk varian kendaraan listrik. Brand yang berada di bawah naungan General Motor ini akhirnya terpaksa meluncurkan Chevrolet Bolt di tahun ini untuk mengalahkan Tesla sebagaimana dilaporkan oleh Kompas (14/9/2016).

Hebatnya, mobil ini sudah mampu bertahan untuk menjajali aspal sejauh 382,9 km untuk sekali charging. Hal ini sudah diamini oleh Environmental Protection Agency (EPA) atau lembaga pelindung lingkungan Amerika yang memang memiliki kewenangan terhadap hal tersebut. Menariknya, sebelumnya pada tahun 2015, Bolt dikabarkan baru mampu mencapai jarak tempuh sejauh 321,8 km yang dapat dikatakan jauh dari ekspektasi. Namun melalui berbagai pengembangan akhirnya angka lebih tinggi mampu didapatkan oleh Bolt.

Secara harga, bisa dikatakan Bolt mampu menjadi pesaing Tesla. Pasalnya, angka 397 juta Rupiah memang dikira-kira akan menjadi harga Bolt. Ditinjau dari spesifikasinya pun bisa dikatakan tak akan kalah dari Tesla. Sehingga potensi Bolt untuk melindas angka penjualan Tesla ke depan bukan hanya omong kosong semata.

Menariknya, menurut Alan Batey, Presiden GM Amerika Utara, Bolt terbaru ini akan segera hadir di diler-diler setempat beberapa bulan ke depan. Itu artinya, eksistensi Tesla tinggal menunggu waktu mundur saja apabila tidak disikapi secara benar dengan strategi-strategi barunya. Baca juga Tesla : Model Y Akan Laku 1 Juta Unit dan Khatam Mobil Penumpang, Tesla Sasar Mobil Angkutan.

Top