VW Undur Diri Jualan Diesel

Gara-Gara Skandal, Diesel VW Didepak – Siapa bilang perusahaan besar kebal terhadap aturan? Jika menilik kabar mengenai skandal-skandal dalam dunia otomotif, skandal malah bisa menjadi lubang kubur yang digali sendiri. Hal ini tentu sangat mengherankan apabila sampai terjadi bahkan dilakukan hampir secara berjamaah dari sisi waktu kejadian. Tentu, asumsi bahwa penguasaha otomotif sengaja dalam melaksanakan skandal yang dilakukannya sudah bukan hal yang tidak biasa lagi.

Vw Undur Diri Jualan Diesel

Terlepas dari asumsi publik tersebut, memang tak dapat dipungkiri bahwa VW sudah berada dalam kursi pesakitan. Pasalnya, skandal bertahun-tahun yang telah melompat di dunia otomotif, akhirnya ketahuan juga oleh otoritas Amerika Serikat. Hal ini tentu menjadi sebuah simbol bahwa tak ada kesalahan yang abadi bahkan oleh perusahaan sekelas VW. Pastinya, atas perilakunya tersebut, otoritas Amerika Serikat sudah dipastikan memberikan sejumlah sanksi termasuk mencegah produk diesel VW yang menjadi biang masalah beredar di negeri Paman Sam tersebut.

Advertisement

Setelah menerima sanksi tersebut, VW menyatakan diri pesimis tak akan berjuang lagi dalam urusan diesel. Dilansir dari Kompas (20/9/2016), juru bicara VW, Jeannine Ginivan mengatakan bahwa VW tak akan mendatangkan lagi mobil dieselnya ke negeri Paman Sam tersebut. Hal tersebut dikarenakan selama setahun ke belakang, varian mobil diesel yang dibuat oileh VW sudah dipastikan ambruk citranya dengan maraknya pemberitaan tentang skandal emisi tersebut.

Untuk menggantikan segmen mobil diesel tersebut, VW bisa dikatakan banting setir menuju ke varian yang lebih modern yakni mobil listrik dan hubrida. Diharapkan, melalui varian terbaru tersebut, citra VW akan lebih baik di mata konsumen. Walaupun demikian, didepaknya varian diesel yang dibuat oleh VW dari Amerika Serikat bukannya akan menghilangkan bisnis diesel pada merek asal Eropa ini. Sejatinya, bisnis diesel akan tetap terus berjalan walaupun tak ada harapan yang lebih untuk di masa yang akan datang.

Sebagai informasi, sebelum kecurangan tersebut terdeteksi oleh otoritas Amerika Serikat, VW berhasil menguasai pasar di negara tersebut hingga 25 persen. Artinya secara potensi, merek ini memang punya kemampuan besar. Walaupun dulu, potensinya terbilang karena kecurangan. Baca juga James Liang Akui Curang dan VW Segera Rilis SUV Teramont.

Top