Terjual 2.352 Unit, Penjualan Sienta Meleset dari Target pada Bulan Agustus

Jauh dari Target, Apa yang Menyebabkan Penjualan Sienta Kurang Maksimal? – Pada awal peluncurannya, Toyota Sienta memang sempat menjadi primadona dan meraih pemesanan yang cukup positif. Bahkan pada ajang IIMS 2016 lalu, Sienta sempat mendapat penghargaan. Namun, rupanya kejayaan hanya berlaku pada wal saja.

jauh dari target apa yang menyebabkan penjualan sienta kurang maksimal

Meski PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen pemegang merek (APM) mobil Toyota di Indonesia kabarnya berhasil mencatat penjualan retail positif bulan lalu yakni sebanyak 36.041 unit dan pencapaian ini didorong oleh penjualan ritel di segmen MPV, SUV, dan mobil compact yang sangat baik. Namun rupanya di balik semua itu ada satu model yang mengalami penurunan angka jualnya.

Advertisement

Memang seperti dirangkum dari Okezone, Rabu (21/09/2016) dikatakan bahwa pada segmen kendaraan MPV, Toyota mencetak rekor penjualan ritel tertinggi sepanjang tahun yaitu sebanyak 25.368 unit, padahal rata-rata penjualan bulanannya hanya 18 ribu unit, Pencapaian tersebut diklaim market share Toyota di segmen MPV melejit menjadi 58,5 persen.

Hanya saja, walaupun secara keseluruhan MPV mengalami peningkatan, ada satu produk Toyota yang sedikit meleset dari target yang sudah ditetapkan sejak April lalu, yaitu Sienta.

Diketahui berdasarkan laporan penjualan pada Agustus lalu, mobil berdesain kotak pesaing dari Honda Freed itu hanya sanggup terjual sebanyak 2.352 unit saja. Angka yang tercatat ini masih jauh dari target penjualan bulanannya sebanyak 3.500 unit. Jika melihat waktu peluncuran, seharusnya target tersebut sudah berjalan mulai Agustus 2016 lalu.

Lantas, kira-kira apa yang menjadi penyebab melesetnya penjualan Sienta dari target yang sudah ada?

Dalam kesempatannya seperti yang dirangkum dari sumber yang sama, Wakil Presiden Direktur TAM, Henry Tanoto mengatakan bahwa saat ini Sienta mengalami sedikit kendala yang berkaitan dengan pajak.

“Ada kelambatan pendaftaran di Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) membuat sedikit lambat. Selain itu memang juga konsumen perlu waktu untuk terbiasa dengan model dan kelebihan produk ini,” Ujarnya.

Meski demikian, Henry sendiri tetap merasa optimis bahwa Toyota Sienta nantinya akan bisa terjual sesuai target. Baca juga Toyota Astra Motor Makin Optimis Bisa Jual 3.500 Unit Sienta Per Bulan dan Honda Luncurkan Freed Terbaru untuk Menyaingi Sienta

Top