Waspada! Layar Sentuh di Mobil Bisa Jadi Penyebeb Kecelakaan

Alihkan Perhatian, Layar Sentuh di Mobil Bisa Picu Kecelakaan – Keberadaan teknologi layar sentuh memang bisa memanjakan penumpang mobil. Hal ini mengingat, untuk mobil-mobil modern saat ini hampir semuanya telah dilengkapi fitur hiburan layar sentuh sebagai fitur standarnya.

alihkan perhatian layar sentuh di mobil bisa picu kecelakaan

Tapi Anda juga perlu memperhatikan satu hal, perangkat infotainment ini juga bisa menyebabkan celaka. Mengapa demikian? Nah, pasalnya sebagian besar pengemudi biasanya memiliki kebiasaan mengakeses sosial media, seperti Facebook dan Twitter menggunakan layar sentuh yang teretak tengah dasbor tersebut.

Aktivitas mengakses sosial media di dalam mobil terlebih sambil berkendara tentu saja akan berakibat fatal. Hal ini karena perhatian pengemudi bisa teralihkan dengan aktivitasnya mengakses sosial media tersebut dan tentu saja berpotensi menyebabkan kecelakaan. Pengemudi akan membagi fokusnya untuk berkendara dan menggunakan layar sentuh, tanpa sadar ia telah mengabaikan kehati-hatiannya dalam berkendara.

Seperti informasi yang dirangkum dari Okezone, Kamis (22/09/2016) tertulis bahwa penelitian yang dilakukan sebuah perusahaan asuransi menyebutkan sebanyak 90 persen dari kecelakaan disebabkan perhatian pengemudi teralihkan. Karena itu para penggiat keselamatan berkendara mengkhawatirkan fitur ini semakin menambah angka kecelakaan di jalan.

Advertisement

Seperti yang dikatakan oleh Gary Rae dari organisasi pemerhati keselamatan berkendara, Brake. Menurutnya, “Sudah jelas bahwa mentransfer aplikasi dari smartphone ke dasbor bisa mengalihkan perhatian dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Jika layar sentuh sudah terbukti membahayakan, maka pembatasan seharusnya dilakukan,” ungkapnya.

Di lain sisi, Institute of Advanced Motorsits (IAM) juga mengamini pendapat tersebut. Menurutnya, harus ada strategi baru yang diterapkan untuk mengantisipasi masalah serius dari fitur di dasbor mobil pada 10 sampai 15 tahun mendatang. Hasil temuan IAM menyebutkan, mobil bisa melaju 27 meter tanpa pengawasan pengemudi saat mata teralihkan selama 2,5 detik.

Jika melihat konsepnya pada hampir semua mobil, fitur tersebut dirancang dengan pertimbangan segala sisi keselamatan. Hal ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengendara untuk media hiburan selama berkendara. Namun, semua memang tergantung pada kesadaran pengemudi. Lalu, kira-kira seperti apa strategi untuk menanggulangi hal ini untuk produk-produk masa depan?

Top