Skuter Listrik Sukses di Taiwan

Skuter listrik di Taiwan menjadi transportasi andalan – Dengung mesin skuter bensin cukup memekakkan telinga di kota besar Taiwan, terutama pada jam-jam sibuk. Taiwan sendiri memiliki populasi sekitar 23 juta penduduk dengan total kepemilikan 13,6 juta skuter atau tertinggi di dunia, jika dihitung perbandingannya. Di negeri ini, penggunaan skuter jadi salah satu jalan keluar, agar terhindar dari kemacetan parah yang selalu melanda. Apalagi moda transportasi ini bisa digunakan oleh segala usia, pekerja, pensiunan, sampai ibu rumah tangga.

skuter listrik di taiwan menjadi transportasi andalan

Beriringan dengan itu, skuter listrik di Taiwan semakin menjadi transportasi andalan. Penerimaan positif terhadap skuter ramah lingkungan ini, membawa secercah harapan terhadap rencana Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Orang nomor satu di Taiwan ini berambisi untuk meggulirkan diversifikasi industri dari model konvensional menjadi berbasis IT sembari bertahap. Pemerintah sempat mengalami masalah, ketika akan beralih dari bensin ke listrik, di mana baterai harus diisi ulang dalam waktu yang terlalu lama, satu malam penuh. Namun perusahaan skuter listrik lokal Gogoro memecahkan permasalahan tersebut, dengan menyediakan terminal penggantian baterai.

Konsep pengisian ulang “enam detik” membawa skuter listrik Taiwan menjadi kembali bergairah. Disebut sebagai swap-station (stasiun penukaran), faslitas ini digunakan untuk mengganti baterai habis dengan yang sudah terisi penuh. Pemecahan masalah yang mudah dan sederhana. Lebih dari itu, Gogoro menghasilkan model skuter listrik dengan peningkatan performa yang signifikan. Skuter dapat menempuh 100km dengan kecepatan 40kpj, dengan baterai terisi penuh. Skuter ini juga bisa melesat dengan kecepatan punyak 95kpj.

Menurut Kementerian Perhubungan dan Komunikasi Taiwan, hanya 5.000 skuter listrik terdaftar dari 660.000 skuter pada tahun 2014. Pada 2015, angka tersebut naik lebih dari dua kali lipat menjadi 11.000 berkat peluncuran Gogoro pada bulan Juni. Tahun ini, 9.225 unit sudah terdaftar hanya dalam tujuh bulan pertama, dan lebih lebih dari 60 persen dikuasai merek lokal Gogoro. Keberhasilan yang cepat ini telah membuat Gogoro mendapat julukan “Teslanya skuter”.

Top