Pilihan Oli Yang Benar, Mengatasi Mesin Susah Hidup di Pagi Hari

Kode yang wajib diketahui oleh pemilik kendaraan – Semakin modern, mesin dirancang lebih bertenaga dalam ukuran ringkas. Salah satu konsekuensinya, bagian internal mesin menyempit dan butuh pelumasan yang juga makin canggih buat mengimbangi. Setidaknya ada dua kode international yang wajib diketahui pemilik mobil tentang oli mesin, yakni angka kekentalan yang ditandai SAE (Sociaty of Automotive Engineers) dan kegunaan berdasarkan API (American Petrolium Institute).

kode yang wajib diketahui oleh pemilik kendaraan

Menurut Boediarto, Head of Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Technical Service Department PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors, semakin canggih mesin mobil maka butuh oli dengan kekentalan makin rendah. Belakangan ini di Indonesia, katanya, banyak bengkel resmi merek mengeluarkan oli dengan angka kekentalan SAE 0. Semakin rendah angka SAE artinya oli semakin encer yang bikin gerakan komponen internal mesin jadi leluasa. Selain itu, semakin rendah angka SAE berarti kemungkinannya untuk mengeras pada suhu dingin semakin kecil. Artinya, oli jenis ini memudahkan pengemudi ketika menyalakan mesin pada pagi hari.

SAE adalah badan internasional yang indeks kekentalannya dipakai internasional. Untuk oli mesin kendaraan pada umumnya, angka indeks kekentalan itu biasanya diikuti huruf W (winter/musim dingin) yang berarti penggunaan sampai – 20 °C. Misalnya, SAE 5 W, SAE 10 W, atau SAE 20 W. Oli tidak hanya harus sigap saat dinyalakan pada masa suhu dingin, tetapi juga wajib optimal saat mesin bekerja. Maka dari itu, oli yang biasa digunakan yaitu multigrade, artinya kekentalan menyesuaikan pada rentang temperatur tertentu. Penandaan ini diikuti angka indeks setelah huruf W, misalnya SAE 5 W-20,  SAE 10 W–40, atau SAE 20 W–40.

“Tujuan agar lebih enteng dan efisien bahan bakar. Justru benefitnya banyak kalau viskositasnya (kekentalan) lebih rendah, mencapai ke celah-celah yang sempit. Jadi sekarang memanaskan mesin pagi hari juga tidak perlu lama,” ucap Boediarto.

Top