Konsep Ramah Lingkungan Menjadi Fokus Mobil Masa Depan

Mobil di Masa Depan Harus Mengusung Konsep Ramah Lingkungan – Konsep ramah lingkungan kini mulai diaplikasikan dalam berbagai hal. Tak hanya pada bangunan saja, konsep ini juga rupanya menjadi fokus tersendiri bagi para produsen mobil. Tak heran jika saat ini seluruh pabrikan otomotif yang ada di dunia sedang bersaing untuk menciptakan mobil yang mengusung konsep tersebut. Ada berbagai macam produk mobil ramah lingkungan yang telah diperkenalkan ke publik. Seperti mobil yang menggunakan hidrogen atau mobil yang memanfaatkan tenaga listrik.

mobil di masa depan harus mengusung konsep ramah lingkungan

Produksi mobil ramah lingkungan tersebut diharapkan bisa membantu konsumen dalam menghemat penggunaan barang bakar. Tak hanya itu, mobil didesain agar mengeluarkan emisi yang lebih sedikit sehingga lebih sehat dan aman untuk para pengguna dan lingkungan. Pembuatan mobil di masa depan ini tentu kan menjadi tantangan tersediri bagi setiap negara karena masing-masing memiliki komitmen untuk menurunkan emisi.

Hal ini seperti informasi yang dilansir dari Oto Detik pada Selasa (02/10/2016) “Tantangan kita ke depan fuel efficiency vehicle, kedua less emission vehicle. Di semua negara kan trennya seperti itu, persiapan ke arah situ yang penting karena masing-masing negara punya komitmen untuk menurunkan emisi tuh di organisasi internasional sumbangsihnya itu bisa dari macam-macam kan dari manufacturing sendiri, dari factory-nya sendiri bahwa suatu saat kontribusi itu akan nyata,” jelas Warih Andang Tjahjono selaku Wakil Presiden Direktur Pt Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Sementara itu, Indonesia sendiri tengah berproses untuk menuju ke arah tersebut agar sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh organisasi Internasional. Meskipun, begitu tampaknya ini akan memerlukan waktu yang lama meskipun sudah didiskusikan sebelumnya.

separator

Tak hanya berfokus pada pembuatan mobil berkonsep ramah lingkungan, rupanya pemerintah Indonesia juga tengah mengusahakan agar bahan bakar yang digunakan di Indonesia sesuai dengan standar Euro 4. Jika sudah memenuhi standar, maka penggunaan bahan bakar tersebut tak hanya akan memberikan dampak baik bagi kesehatan tetapi juga bagi lingkungan.

Yang menjadi fokus dalam peningkatan kualitas bahan bakar tersebut tak lain adalah nilai oktan dan kandungan timbal yang nantinya akan dihasilkan oleh mesin mobil.

 

Top