Ferrari Tak Lagi Jual Mobil dengan Sistem Transmisi Manual

Ferrari Tinggalkan Transmisi Manual – Sistem transmisi manual memang menjadi ciri khas Ferrari dalam bersaing di dunia mobil sport. Namun, kabar sedikit mengagetkan pun datang dari ajang Paris Motor Show 2016 di mana produsen supercar Ferrari tersebut dikabarkan akan mengikuti pabrikan supercar lain, seperti Lamborghini dan McLaren. Jika benar adanya, tentu Ferrari tak akan lagi menawarkan mobil dengan sistem transmisi manual. Benarkah demikian?

Ferrari Tinggalkan Transmisi Manual

Berkaitan dengan kabar tersebut, dikabarkan dari Okezone pada Senin (10/10/2016), disebutkan bahwa Michael Hugo Leiters selaku CTO dari Ferrari sendiri mengunkapkan bahwa pihaknya meneegaskan akan segera menghentikan produksi mobil bertransimisi manual. Hal tersebut ditegaskan dalam ajang pamera otomotif Paris Motor Show 2016.

Advertisement

Selain itu, pihaknya juga mengeaskan bahwa pemberhentan produksi mobil bertransmisi manual tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, jika dilihat perkembangan penjualan, data menunjukan bahwa angka penjualan untuk varian mobil bertransmisi manual saat ini kian menujukan angka penurunan yang cukup signifikan. Bahkan, ia juga mempeertegas bahwa pabrik yang bernama Ferrari ini mengatakan jika dalam beberapa waktu terakhir ini pihaknya hanya mampu menjual 5 unit supercar California bertransmisi manual. Tentu, data tersebut dirasa sangat mengecewakan. Dengan demikian, Ferrari California akan menjadi supercar terakhir yang bertransmisi manual.

Walaupun begitu, Ferrari pun diketahui tetap akan terus mempertahankan karakter supercar transmisi manual dengan terus melakukan pengembangan serta inovasi teknologi gearbox dual clutch transmision (DCTs) di mana teknologi ini disebut-sebut sebagai teknologi yang mengusung kecanggihan karakter yang sama persis dengan sistem transmisi manual.

Terlepas dari hak tersebut, kabar akan pemberhentian produksi mobil garapan Ferrari yang bertransmisi manual sudah terdengar dan mulai tersebar luas di dunia maya. Dengan adanya kebijakan Ferrari tersebut, tentu akan berdampak pada penjualan supercar second yang bertransmisi manual. Beberapa waktu lalu satu unit Ferrari California manual dilelang dan terjual dengan harga USD 435 ribu atau sekira Rp 5,6 miliar. Jauh di atas harga mobil barunya. Tentu, ha tersebut menunjukan adanya penurunan yang begitu drastis pada sportcar transmisi manual.

Top