Yamaha R25 Indonesia dan Jepang, Apa Bedanya?

Perbedaan Yamaha R25 Indonesia dan Jepang – Sebagai pabrikan otomotif yang memiliki merk global tentu setiap produk dari Yamaha harus diperhatikan secara mendetail standar kualitasnya. Pihak Yamaha Indonesia pada setiap produk Yamaha R25 memberikan standar yang sangat tinggi sebelum dikirimkan ke negara tujuan ekspor. Spesifikasi yang sesuai standar ini juga berlaku pada Yamaha R25 yang belum lama ini baru saja di ekspor ke negeri Sakura. Nah kali ini Mas Sena akan membahas perbedaan Yamaha R25 Indonesia dengan Jepang yang katanya terdapat beberapa perbedaan di berbagai lininya. Bro semua ingin tahu? Yuk ikuti terus sesi Mas Sena kali ini.

perbedaan yamaha r25 indonesia dan jepang

Seperti yang dilansir awak media pada Dirdhana selaku Education and Publication Manager Yamaha Indonesia, terdapat perbedaan sedikit antara Yamaha R25 yang beredar di pasar otomotif tanah air dengan R25 yang diekspor ke Jepang. Menurutnya perbedaan Yamaha R25 Indonesia dengan Jepang yang paling signifikan pada seri tersebut adalah ditambahkannya fitur side stand switch atau standar samping yang berfungsi untuk mematikan mesin motor secara otomatis. Fitur tambahan ini akan berpengaruh pada ECU yang akan ditambahkan satu sensor dan slot tambahan. Perbedaan lainnya, pada suspensi depan motor Yamaha R25 Jepang dilengkapi dengan reflektor bantuan penerangan di malam hari.

Selain side stand switch dan suspensi depan yang dilakukan perubahan pada Yamaha R25 Jepang adalah bentuk bracket plat nomor depan yang terdapat pada versi Indonesia namun pada versi Jepang bracket plat itu tidak ada. Sedangkan pada bentuk spakbor samping versi Jepang ada tambahan mata kucingnya.

Hanya itu saja perbedaan Yamaha R25 Indonesia dengan Jepang yang dapat ditemukan dari dua versi  tersebut, selain itu antara Yamaha R25 yang diekspor ke Jepang sama dengan versi Indonesia yang termasuk pada sektor dapur pacu mesin dan desain bodi. Pada pilihan warna motor juga sama dengan tiga pilihan warna yaitu merah , hitam dan biru.

Sedangkan pada tinggi motor ini justru tidak dirubah dari penampilan awalnya untuk menyesuaikan postur orang Jepang yang pendek karena motor Yamaha R25 ini memang sudah dirancang secara global yang sesuai untuk pasar Asia ataupun pasar Eropa.

Langkah ekspor produk Yamaha R25 ini tidak mudah karena negeri Sakura ini sangat ketat untuk kualitas sepeda motor yang dapat masuk ke negaranya.

Detail-detail kecil produk seperti pada buku petunjuk saja pihak Yamaha Indonesia harus memberikan detail dengan lengkap , akurat dan terperinci. Namun dengan usaha yang tidak sedikit akhirnya Yamaha berhasil melewati proses tersebut. Yamaha memang bertujuan untuk menembus pasar Jepang yang terkenal sulit , karena ketika nanti akan melakukan ekspansi ke wilayah-wilayah lain seperti Eropa, Asia, dan Amerika akan terasa mudah. Baca juga Yamaha R25 dan Motor Listrik Zero.

  • بنی گی چی گچشچگی

    kereeeen mas broooo …

  • JHONNY ///

    yamaha memang di depan . mesin nya lebih besar dari vixion..
    pokok e mantap deh

    • Revv

      YA eeeyalah orang harga juga lebih gede dari vixion ,masa beli mahal2 tapi dalemannya sama dengan yang dibawah

  • asep

    mntap bos, izin copy yo

Top