Kwid Impor Bakal Senggol LCGC

Kwid Impor Lebih Murah Ketimbang LCGC – Diakui atau tidak, mobil bagi khalayak umum masyarakat Indonesia masih masuk dalam kategori barang mewah. Pasalnya, harga mobil tak pernah lebih murah dari kemampuan keuangan masyarakat Indonesia secara rerata. Padahal, di sisi lain kebutuhan mobil di Indonesia semakin lama semakin meningkat akibat gaya hidup yang lebih modern. Untuk itu, Pemerintah sebagai fasilitator kehidupan bernegara melakukan berbagai langkah salah satunya dengan menerbitkan keringanan bagi mobil murah.

Kwid Impor Bakal Senggol Lcgc

Program yang lebih dikenal dengan LCGC ini memang membuat mobil dengan spesifikasi yang lebih ‘ringan’ dapat terbeli oleh masyarakat. Salah satu spesifikasi yang harus ditaati dalam program ini adalah rasa Made In Indonesia yang tak boleh dipungkiri. Bahkan untuk emblem mobil-pun perlu diganti untuk memberikan cita rasa mobil ekonomis ramah lingkungan.

Advertisement

Sayangnya, program tersebut bakal terancam dalam beberapa waktu ke depan. Pasalnya, dilansir dari Kompas (11/10/2016), Renault dikabarkan bakal memboyong varian mobil termurahnya, Renault Kwid. Murahnya mobil dari Renault yang satu ini dikatakan bakal menggeser pasar LCGC yang sudah ada saat ini. Parahnya lagi, saat ini Renault Kwid merupakan produksi dari India. Itu artinya, jika Kwid dihadirkan bakal menjadi mobil impor pertama yang mengguncang murahnya mobil LCGC di Indonesia.

Baca juga review lengkap Mas Sena tentang Renault Kwid

Melihat potensi Renault di Indonesia, sejatinya merek ini ditangani oleh Auto Euro Indonesia. Ario Soerjo, Sales and Marketing Division Head AEI menyatakan bahwa sejatinya Renault menginginkan memiliki tipe konsumen yang beragam. Bahkan menurutnya akan lebih baik apabila konsumen untuk Renault melingkupi konsumen dengan daya beli murah dan mahal sekaligus. Bahkan menurutnya, setiap produk Renault sejatinya punya potensi pasar sendiri-sendiri.

Sedikit menelisik, saat ini Renault Kwid sudah masuk dalam antrian panjang Tanda Pendaftaran Tipe Kendaraan Bermotor. Itu artinya keseriusan Renault untuk memboyong Kwid sedikit banyak sudah dilaksanakan. Sayangnya untuk masalah harga masih rahasia. Hal yang pasti, apabila Renault ingin menang dari pasar yang ada, harga mobil ini memang harus dibanderol dengan lebih murah ketimbang LCGC. Walaupun demikian, tak menutup kemungkinan Renault Kwid juga bakal menggoyang pasaran mobil di luar itu.

Top