Calya Bekas Bakal Lebih Mahal

Harga Diri Calya Bekas Lebih Tinggi – Sensasi dunia otomotif memang nampak tak ada habisnya. Mulai dari teknologi baru, model baru, mobil baru, petinggi baru, perusahaan baru, bahkan berita baru-pun mampu menjadi pusat pergunjingan jagat media sebagai pokok pembicaraannya. Pasalnya, semua perusahaan otomotif memang senang berlomba-lomba untuk lengket di hati para konsumennya. Padahal, konsumen sendiri memiliki perilaku dinamis yang sulit ditebak. Tak heran, apabila para pabrikan otomotif senantiasa putar otak dengan keras untuk menghadirkan sensasi baru tersebut.

Calya Bekas Bakal Lebih Mahal

Untuk Toyota sendiri, sejatinya merek ini bisa dikatakan aman. Pasalnya, lekatan hati masyarakat Indonesia dari perusahaan asal negeri Sakura ini memang sulit untuk dibantahkan sejak lama. Namun, tanpa sensasi yang tepat, Toyota sendiri bisa saja jatuh bangun menghadapi gempuran sensasi dari lawan-lawannya.

Untuk menghadirkan sensasi yang lebih kekinian, selain Avanza yang tak terkalahkan, Toyota mulai bermain lagi dengan Daihatsu untuk menciptakan Calya. Mobil yang memiliki kembaran dengan Daihatsu ini bisa dilihat malah lebih cemerlang suksesi pasarnya ketimbang Sienta yang secara konsep didatangkan langsung dari negara asalny, Jepang.

Menariknya, dilansir dari Kompas (12/10/2016), belum genap setahun Calya dilahirkan ke dunia, berita mobil bekas Toyota yang satu ini malah lebih sensasional. Senior Manager Marketing WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih menyatakan bahwa Calya bekas memiliki potensi untuk dijual lebih mahal ketimbang yang baru. Menurutnya, apabila ada Calya bekas masuk dalam pasar mobkas, maka bakal langsung diburu orang banyak. Walaupun demikian, Ia tak menampik bahwa hingga saat ini belum ada Calya bekas yang masuk dalam lapak tersebut.

separator

Pernyataan Herjanto nampaknya bukan isapan jempol belaka. Pihaknya mengaku bahwa fenomena tersebut belajar dari fenomena sensasi Avanza beberapa waktu yang lalu. Saking hebatnya varian Toyota tersebut menguasai pasar, mobil bekasnya mampu dihargai lebih mahal ketimbang mobil barunya. Walaupun demikian, kondisi pembeli yang ada untuk membuat banderol mahal tersebut memang berbeda. Pasalnya, konsumen mobil bekas waktu itu berasal dari luar daerah yang belum kebagian Avanza baru. Jika melihat kondisi Calya saat ini, nampaknya ramalan tersebut akan segera menjadi kenyataan.

Top